Berita

Petugas melakukan tes Covid-19 kepada warga Beijing/Net

Dunia

Gara-gara Warga Terima Bingkisan yang Terpapar Virus Corona, China Pun Tutup Satu Perumahan

SELASA, 16 NOVEMBER 2021 | 17:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang China menutup sebuah komplek perumahan di distrik Haidian di Beijing setelah sebuah rumah menerima kiriman bingkisan yang telah terpapar virus corona pada Senin (16/11) waktu setempat.

Global Times melaporkan Selasa (16/11), paket terinfeksi virus itu dikirim ke komunitas perumahan Keyuan di Zhongguancun distrik Haidian dari liga Xilin Gol di Mongolia Dalam.

Menyusul kejadian tersebut pihak berwenang kemudian melakukan tes asam nukleat untuk memastikan kondisi seluruh individu dan lingkungan aman. Hasilnya menunjukkan semua individu dan lingkungan yang memiliki kontak dengan bingkisan tersebut dinyatakan negatif, menurut rilis dari komunitas.


Dalam imbauan tersebut juga disebutkan bahwa warga tidak perlu panik. Dikatakannya, penularan virus bisa dihentikan jika semua warga tegas menerapkan langkah pencegahan dan melakukan perlindungan diri yang baik.

Baru-baru ini, sebagai tanggapan atas beberapa tempat yang melaporkan menerima bingkisan paket yang terpapar virus, pihak berwenang di berbagai tempat di seluruh China, termasuk Beijing, Tianjin, dan Xianning di Provinsi Hubei, telah merilis pemberitahuan untuk mengingatkan penduduk agar berhati-hati saat menerima paket.

Zhang Liubo, seorang ahli senior disinfeksiologi mengatakan pada konferensi pers pada 13 November bahwa beberapa tindakan harus diambil untuk mencegah penyebaran virus corona melalui paket, termasuk menghentikan pengiriman dari daerah berisiko sedang dan tinggi serta kelompok berisiko tinggi.

Zhang juga mengatakan orang harus mendisinfeksi paket, memakai masker dan sarung tangan saat membukanya dan menghindari membawa kemasan dari luar ke dalam ruangan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya