Berita

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDIP Adian Napitupulu/RMOL

Politik

Sebelum Bahas Pansus, PDIP Pilih Tunggu Hasil Investigasi Kebakaran Kilang Pertamina

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 22:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Fraksi PDI Perjunagan DPR RI belum mau berkomentar soal desakan pembentukan panitia kerja (Panja) atau panitia khusus (Pansus) untuk mendalami sebab kebakaran kilang minyak milik Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah.

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDIP Adian Napitupulu mengatakan, usulan Panja ataupun Pansus baru bisa dibahas setelah investigasi oleh penegak hukum selesai dilakukan.

"Artinya, Panja atau Pansus ini memungkinkan dibuat jika sudah ada landasan yang jelas," kata Adian di Ruang Fraksi PDIP, Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/11)


Dikatakan Adian, hasil investigasi menjadi penting untuk mengetahui dengan jelas penyebab kebakaran kilang minyak yang bukan hanya sekali terjadi.

Menurut dia, banyak spekulasi yang muncul usai kejadian kebakaran kilang minyak di Cilacap. Mulai dari faktor alam hingga dugaan adanya upaya sabotase.

"Sabotase oleh siapa? Apakah ini kepentingan politik, bisnis mafia Migas misalnya sehingga membuat kita impor lagi, impor lagi?" katanya.

Dalam waktu dekat, lanjut Adian, Komisi VII DPR RI juga akan melakukan kunjungan langsung untuk melihat kondisi kilang pasca terbakar pada akhir pekan lalu.

"Kita akan melakukan kunjungan langsung ke sana dan juga melakukan berbagai macam verifikasi  terhadap berbagai macam informasi yang sudah kita dapatkan," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya