Berita

Anggota Komisi VII DPR RI Adian Napitupulu (kanan)/RMOL

Politik

Hentikan Spekulasi, Adian Napitupulu Desak Kebakaran Kilang Cilacap Segera Diselidiki

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 16:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Audit dan penyelidikan menyeluruh perlu segera dilakukan pada kejadian kebakaran kilang minyak milik Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah. Hal ini, untuk menghindari berkembangnya spekulasi liar di ruang publik.

Begitu dikatakan anggota Komisi VII DPR RI Adian Napitupulu di Ruang Fraksi PDI Perjuangan, Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/11).

"Kita mendesak agar aparatur negara yang berwenang melakukan penyelidikan dan penyidikan, kenapa? Ini untuk menghentikan spekulasi," kata Adian.


Belakangan, dikatakan Adian, banyak spekulasi yang bermunculan. Mulai dari dugaan sabotase hingga ada dugaan mendiskreditkan tokoh tertentu dalam perjalanan politik menuju Pemilu Serentak 2024.

"Ada dugaan ini petir, ada dugaan bahwa ini sabotase ada dugaan ini human error. Kalah sabotase, ini yang menyabotase kelompok ini, kepentingannya ini, ada dugaan terkait sabotase menuju tahapan awal pemilu yang sudah akan dimulai, misalnya awal tahun depan," bebernya.

Legislator PDIP ini berharap, ada gerak cepat dari penegak hukum dalam menyelidiki. Termasuk juga, langkah dari Kementerian BUMN dan Direksi PT Pertamina yang juga harus ambil tindakan tegas.

"Bagaimana kita menghentikan (spekulasi) ini agar tak jadi bola liar, perlu ketegasan Kementerian BUMN dan Direksi Pertamina untuk segera bersikap dan jajarannya yang bertanggung jawab," tegasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya