Berita

Ketum PBNU, KH Said Aqil Siroj/Net

Politik

Paling Pas Kawal Visi Global NU, PCNU se-NTT Ingin Said Aqil Kembali Pimpin PBNU

SENIN, 15 NOVEMBER 2021 | 13:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Tujuan besar Nahdlatul Ulama (NU) membangun peradaban dunia harus dimulai dari kepemimpinan yang memiliki speketrum global.

Ketua PCNU Lembata KH Muchtar Sarabiti mengatakan bahwa sosok yang dinilai memiliki kapasitas di lingkup global adalah Ketua Umum PBNU saat ini KH Said Aqil Siroj.

Kiai Muchtar memaparkan hal itu saat hadiri pertemuan PCNU se-Nusa Tenggara Timur di Asrama Haji Kupang di Jalan Amabi, Minggu pagi (24/11).


"Visi global mestinya dipegang tokoh bertaraf global. Bapak Kiai belum ada saingannya pasca Gus Dur," kata Muchtar dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/11).

Ia menilai, sebagai tokoh muslim paling berpengaruh dunia ke-19 berdasarkan rangking Pusat Studi Islam Yordania, Said Aqil Siroj masih menjadi satu-satunya figur yang layak melanjutkan kepemimpinan PBNU untuk lima tahun ke depan.

"Adalah rugi kalau kita tidak memaksimalkan pikiran beliau, tenaga beliau," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Kupang KH Muhammad Nur Yamin justru mengaku lebih memberikan pembobotan figur calon Ketua umum PBNU dari segi keilmuan agama dan kedalam ilmunya.

Dalam pandangan Nur Yamin, sosok Said Aqil masih cukup mumpuni.

"Kalau kami pendekatannya istikharah. Ini ciri khas NU ya. NU tidak bisa ditekan-tekan apalagi dibeli," demikian penekanan Nur Yamin.

Nur Yamin mengaku kurang respect dengan model perebutan dukungan di Muktamar ke 34 Lampung dengan cara-cara yang tidak merepresentasikan akhlak orang NU.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya