Berita

Menteri Pertahanan Australia Peter Dutton/Net

Dunia

Dukung Pernyataan Blinken, Menhan Australia Siap Bergabung Bela Taiwan Lawan Serangan China

SABTU, 13 NOVEMBER 2021 | 12:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pernyataan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken tentang Amerika tidak sendiri dalam keputusannya membela Taiwan dari invasi China, mendapat tanggapan positif dari Menteri Pertahanan Australia Peter Dutton.

Dalam sebuah wawancara bersama surat kabar The Australian Sabtu (13/11), Dutton mengatakan mustahil Australia tidak bergabung dengan sekutunya itu untuk sama-sama membela Taiwan jika pulau yang diklaim itu diserang secara militer oleh pasukan China.

“Tidak terbayangkan bahwa kami tidak akan mendukung AS dalam suatu tindakan jika AS memilih untuk mengambil tindakan itu,” kata Dutton.


“Dan, sekali lagi, saya pikir kita harus sangat jujur dan jujur tentang itu, melihat semua fakta dan keadaan tanpa melakukan pra-komitmen, dan mungkin ada keadaan di mana kita tidak akan mengambil opsi itu, (tapi) saya tidak bisa membayangkan keadaan itu,” ujarnya.

Sebelumnya pada Rabu (10/11), Blinken mengatakan bahwa Amerika Serikat dan sekutunya akan mengambil tindakan jika China menggunakan kekuatan untuk mengubah status quo atas Taiwan.

Pernyataan Blinken datang sehari setelah militer China mengatakan bahwa mereka melakukan patroli kesiapan tempur ke arah Selat Taiwan, setelah Kementerian Pertahanannya mengutuk kunjungan delegasi kongres AS ke Taiwan, pulau yang diperintah secara demokratis yang diklaim oleh Beijing.

“(China) sudah sangat jelas tentang niat mereka untuk pergi ke Taiwan dan kami perlu memastikan bahwa ada tingkat kesiapsiagaan yang tinggi, rasa pencegahan yang lebih besar dengan kemampuan kami, dan begitulah menurut saya kita menempatkan negara kita pada posisi yang kuat,” kata Dutton.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya