Berita

Yaman/Net

Dunia

Arab Saudi Sambut Baik Sanksi PBB Kepada Tiga Pimpinan Houthi, Berharap Krisis Yaman Segera Berakhir

SABTU, 13 NOVEMBER 2021 | 10:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan Dewan Keamanan PBB untuk memasukkan tiga pemimpin Houthi ke daftar hitam karena mengancam perdamaian, keamanan, dan stabilitas Yaman, mendapat sambutan positif dari Kerajaan Arab Saudi.

Dilaporkan Arab News, Jumat (12/11), ketiga pimpinan Houthi yang mendapat sanksi dari DK PBB tersebut adalah Muhammad Abd Al-Karim Al-Ghamari yang merupakan kepala staf umum Houthi yang memimpin serangan milisi Marib, Yusuf Al-Madani seorang pemimpin pasukan Houthi yang ditugaskan di Marib, dan Saleh Mesfer Saleh Al-Shaer asisten menteri pertahanan untuk logistik Houthi.

Dengan sanksi tersebut berarti bahwa aset global milik ketiga pimpinan Houthi itu dibekukan. Ketiganya juga dilarang bepergian serta pemberlakuan embargo senjata.


Kementerian Luar Negeri Kerajaan menyatakan harapan bahwa daftar hitam akan berkontribusi untuk mengakhiri kegiatan milisi Houthi dan pendukungnya.

Kementerian juga berharap keputusan itu akan menetralisir bahaya yang ditimbulkan oleh milisi, dan menghentikan pasokan rudal, pesawat tak berawak, senjata, dan dana untuk membiayai operasional kelomppk itu.

Kementerian juga menegaskan kembali dukungan Kerajaan untuk Yaman dan pemerintah yang sah, dan semua upaya internasional untuk mencapai solusi politik yang komprehensif untuk mengakhiri krisis di Yaman dan meringankan penderitaan rakyatnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya