Berita

Iwel Sastra/Repro

Politik

Serahkan Urusan Pilpres kepada Mega, Bentuk Kematangan Ganjar sebagai Politisi

SABTU, 13 NOVEMBER 2021 | 04:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pernyataan Ganjar Pranowo yang menyerahkan urusan Pilpres kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, punya arti yang cukup besar. Bahkan pernyataan itu bisa dibaca sebagai bentuk kematangan Ganjar sebagai politisi.

"Ganjar sangat paham saat ini di PDIP untuk urusan Pilpres 2024 terbelah menjadi dua kubu. Yaitu kubu yang menginginkan Puan Maharani yang maju dalam pilpres 2024, serta kubu yang menginginkan Ganjar Pranowo yang maju dalam Pilpres 2024. Jika mengacu kepada hasil survei terakhir maka posisi Ganjar berada di atas angin," ucap pengamat politik, Iwel Sastra, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (12/11).

Menurut mantan komedian ini, Ganjar tampaknya berusaha bermain cantik dengan menjawab secara normatif ketika ditanya mengenai Pilpres 2024.


Hal ini terlihat dari selain mengatakan bahwa urusan pilpres berada di tangan Megawati, Ganjar juga mengungkapkan bahwa fokusnya sekarang adalah pemulihan ekonomi Jawa Tengah dan mendorong vaksinasi agar semakin cepat.

Ditegaskan Iwel, pernyataan Ganjar ini bukan berarti serta merta dapat ditafsirkan bahwa Ganjar tidak berminat maju dalam pilpres.

"Namun sebagai langkah untuk meredakan suasana internal partai yang mulai tegang terkait semakin santernya nama Ganjar yang disebut sebagai calon kuat pada pilpres mendatang," jelasnya.

"Meskipun demikian saya rasa tim relawan Ganjar tetap terus bekerja karena mereka pun ingin memanfaatkan posisi Ganjar yang sedang bagus-bagusnya dalam radar survei. Sehingga dapat diprediksi, ke depan persoalan apakah PDIP akan mengusung Puan Maharani atau Ganjar Pranowo tetap ramai di media," demikian Iwel Sastra.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya