Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/RMOL

Politik

Untuk Menangkan Pemilu 2024, Partai Golkar Siapkan 9 Juta Saksi

SABTU, 13 NOVEMBER 2021 | 00:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Golkar akan lakukan revitalisasi struktur organisasi masyarakat (Ormas) yang mendirikan dan didirikan partai dalam menatap kemenangan Pemilu Serentak 2024.

Begitu disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, dalam pelantikan Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong-Royong (Kosgoro) 1957 di Komplek DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (12/11).

Dikatakan Airlangga, revitalisasi itu utamanya adalah mengoptimalkan delapan ormas yang dimiliki Partai Golkar dalam strategi pemenangan dengan menempatkan kader di seluruh TPS.


"Tidak banyak partai yang punya ormas, kalau 8 ormas itu semuanya solid, sederhananya 1 TPS punya 1 kader," kata Airlangga Hartarto.

Salah satunya, kata dia, sudah diinstruksikan partai melalui Badan Saksi Nasional (BSN) Partai Golkar untuk menempatkan setidaknya 2 orang saksi di masing-masing TPS.

"BSN sudah ditugaskan dua saksi, jadi ada saksi dalam dari BSN dan saksi luar dari ormas, maka itu jumlahnya sudah 10 orang saksi," paparnya.

Masih kata Airlangga, dengan kalkulasi pada Pemilu Serentak 2024 akan ada 900 ribu TPS, maka Partai Golkar akan membutuhkan 9 juta kader untuk mengawasi TPS jika per lokasi diisi 10 orang.

"Ini yang target dibebankan oleh DPP kepada ormas, sederhana saja, kalau kita punya 9 juta kader di TPS, minimal dengan jumlah itu target kita menang 20 persen dalam Pileg insyaAllah bisa dicapai," pungkasnya.

Hadir dalam pelantikan itu Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F. Paulus bersama Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Laksono.

Turut hadir Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Kosgoro 1957, HR Agung Laksono; Wakil Ketua MPO Kosgoro 1957, Syamsul Bachri; Sekjen PPK Kosgoro 1957, Sabil Rachman; Ketua Dewan Pakar Kosgoro 1957, Ahmad Doli Kurnia; dan Wakil Ketua Dewan Penasihat Kosgoro 1957; Happy Bone Zulkarnain.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya