Berita

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bersama Ganjar Pranowo/Net

Politik

Jika Megawati Jeli, Kejayaan PDIP Jilid Dua Bisa Dicapai dengan Capreskan Ganjar Pranowo

JUMAT, 12 NOVEMBER 2021 | 22:46 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

PDI Perjuangan disarankan segera menetapkan Gubernur Jawa Tengah dua periode sebagai calon presiden di Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Direktur Riset Indonesian Presidential Studies (IPS) Arman Salam mengatakan, sebagai Ketua Umum, Megawati seharusnya cermat bahwa untuk mengulang kejayaan memenangkan kontestasi Pilpres yakni dengan cara mengusung Ganjar Pranowo sebagai Capres .

"Jika Megawati jeli maka kejayaan PDIP jilid dua bisa dicapai dengan menetapkan Ganjar sebagai Calon Presiden yang diusung PDIP," demikian kata Arman saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat malam (12/11).


Dalam pandangan Arman, pentingnya PDIP segera menentukan sikap mengusung Ganjar agar isu konflik internal merebut kursi Capres tidak berkembang liar.

Dengan demikian, Arman menilai, saat menyambut perebutan Pilpres 2024, PDIP akan menjadi partai yang solid mengulang kejayaan saat memenangkan Joko Widodo pada 2014 silam.

"Supaya tidak menjadi masalah dan bola salju yang bisa mengoyak kesolidan partai yang berlambang banteng tersebut," pungkasnya.

Sampai saat ini PDI Perjuangan belum menentukan sikap akan mengusung siapa di Pilpres nanti.

Berdasarkan aturan partai, Megawati adalah penentu siapa yang akan dijagokan menjadi Capres.

PDIP adalah satu-satunya partai yang bisa mengusung kandidat sendiri. Sejauh ini dari hasil survei, Ganjar merupakan kader PDIP yang popularitas dan elektabilitasnya selalu di tiga besar.

Meski demikian, internal kader yang loyal pada Megawati cenderung ingin sang putri mahkota Puan Maharani bertarung di Pilpres 2024.

Bahkan sudah muncul simulasi Pilpres 2024 adalah implementasi dari Perjanjian Batu Tulis Jilid I yang akan mengkawinkan Prabowo Subianto dan Puan Maharani sebagai paket pasangan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Puan: APBN 2027 Harus Jadi Instrumen Nyata untuk Sejahterakan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:19

28 Tahun Reformasi, Kekuasaan Harus Berjalan Independen

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18

Prabowo Minta Menkeu Segera Ganti Pimpinan Bea Cukai Bermasalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08

Bitcoin Depot Bangkrut, Hampir 10 Ribu ATM Ditutup

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:07

Pemerintah Harus All Out Bebaskan WNI yang Ditahan Israel

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:01

Rupiah Melemah, UMKM dan Hilirisasi Industri Harus Diperkuat

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:46

Prabowo: Rakyat Tidak Mimpi Kaya Raya, Asal Bisa Hidup Layak dan Sejahtera

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42

Kenaikan Penerimaan Pajak Jangan Bikin Terlena

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:38

Sah! Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Satu Pintu Lewat BUMN

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:33

Fatayat NU Ajak Kader Perempuan Lebih Percaya Diri di Ruang Publik

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:32

Selengkapnya