Berita

Peresmian kantor baru Nasdem Wonogiri/RMOLJateng

Politik

Awas, Nasdem Berniat "Curi Kursi" di Wonogiri

JUMAT, 12 NOVEMBER 2021 | 04:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemilu 2024 memang masih cukup lama. Tapi, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Wonogiri sudah punya niat khusus untuk ‘mencuri’ kursi kegislatif yang saat ini dikuasai partai lain.

“Pada Pemilu 2019, Nasdem tidak memperoleh kursi legislatif di Wonogiri. Oleh sebab itu, di Pemilu 2024, kita akan ‘curi’ kursi tersebut sehingga kita bisa mendapatkannya,” tegas Wasekjen bidang Ideologi DPP Nasdem, Dedy Ramanta, saat peresmian kantor sekretariat Nasdem di Bulusulur, Wonogiri, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Kamis (11/11).

Dedy saat ini mendapat tugas untuk  menjabat sementara Ketua Nasdem Wonogiri.


Dalam peresmian kantor baru sekaligus merayakan HUT ke-10 Nasdem tersebut dihadiri seluruh pengurus Nasdem Wonogiri.

“DPP Nasdem punya instruksi kepada pengurus daerah bahwa semua daerah harus punya satu fraksi di DPRD, atau setidaknya punya empat wakil di DPRD pada hasil Pemilu 2024 mendatang. Maka seluruh energi seluruh sumber daya kader dimaksimalkan agar instruksi partai dapat terpenuhi,” papar Dedy.

Dedy menuturkan, Nasdem di Wonogiri sempat mengalami kemajuan di Pemilu 2014 dengan perolehan satu kursi, namun menurun di Pemilu berikutnya dengan tidak memperoleh kursi sama sekali.

Nah, menghadapi Pemilu 2024 tentunya membutuhkan terapi khusus juga program khusus untuk kembali memperoleh kursi dewan.

Untuk itu DPP Nasdem punya tim khusus untk melakukan pembaruan kepartaian.

“Di Wonogiri mempunyai karakteristik khusus dalam dunia politik. Maksudnya pemenangan dengan kekuasaan itu beriringan. Dulu pemenangan Golkar merata di Wonogiri kemudian beralih ke PDIP," tutur Dedy.

"Melihat pengalaman tersebut Nasdem harus punya strategi khusus. Strateginya seperti apa, saat ini sudah merangkul beberapa perguruan tinggi untuk melakukan survei,” tandasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya