Berita

Ganjar Pranowo digadang-gadang layak maju Pilpres 2024.Net

Politik

Jika Tidak Dapat Tempat di PDIP, Golkar Siap Tampung Ganjar Dampingi Airlangga di Pilpres 2024

KAMIS, 11 NOVEMBER 2021 | 17:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Ganjarist Mazdjo Pray diminta tidak berkecil hati, jika nantinya PDI Perjuangan tidak memilih Ganjar Pranowo sebagai calon presiden di 2024 mendatang.

Sambil berkelakar Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurdin Halid menyampaikan Golkar terbuka untuk Ganjar Pranowo untuk mendampingi Airlangga Hartarto.

"Jadi adinda Mazdjo jangan khawatir kalau misal Ganjar tidak dapat tempat di partainya ada Golkar terbuka. Apakah nomor satu nomor dua itu soal nanti. Pak Airlangga tak mungkin maju sendiri pasti ada wakil,” ucap Nurdin.


Nurdin Halid menyatakan tangan terbuka itu saat menjadi pembicara diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema Fenomena Kemunculan Relawan Capres Sejak Dini: Siapa Punya Ambisi, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Kamsi (11/11).

"Kalau aspirasi Mazdjo, kalau di rumahnya tidak dapat tempat ini ada rumah baru, bersama-sama dulu baru jadi pemilik,” kelakar Nurdin.

Nurdin pun melontarkan tawaran untuk para pendukung Ganjar agar tetap optimis dan Partai Golkar terbuka untuk menerima Ganjar jika ke depan didepak oleh PDI Perjuangan.

Nurdin menjelaskan, jika hal itu merujuk pada presidential threshold (PT) 20 persen, PKB ada Cak Imin, dan Golkar masih membutuhkan satu partai, dan PDIP tidak perlu koalisi lantaran menjadi partai peraih suara terbanyak.

"Ada tiga partai yang butuh satu partai, satu partai butuh satu partai yaitu Golkar. Ada dua partai yang butuh dua patai misalnya Gerindra, Nasdem PKB butuh 3-4 partai kalau bisa,” tutupnya.

“Dari exercise itu bisa liat siapa yang mulus jadi Capres dan siapa yang tidak mulus jadi Capres,” tandasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya