Berita

Kolase Puan Maharani, Megawati Soekarnoputri dan Ganjar Pranowo/Repro

Politik

Pecah Dukungan Ganjar dan Puan Menasbihkan PDIP "Pabrik" Politisi yang Diakui Rakyat

KAMIS, 11 NOVEMBER 2021 | 17:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Keterbelahan kader PDI Perjuangan yang mendukung Ganjar Pranowo dan Puan Maharani dinilai sebagai pertanda partai pimpinan Megawati Soekarnoputri sebagai "pabrik" politisi bermutu.

Perbedaan pandangan jelang pemilihan presiden 2024 ini juga sekaligus menjadi wujud berjalannya demokrasi di tubuh partai berlambang banteng itu.

"Saya pikir bagus. Makin banyak relawan tumbuh, makin bagus. Artinya ini ada apresiasi dari masyarakat terhadap 'produk-produk' kader partai," kata Ketua Umum Ganjarist, Mardzo Pray dalam diskusi di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/11).


Tak hanya terbatas pada sosok Ganjar dan Puan, PDIP juga masih memiliki beberapa sosok lain yang pantas untuk bertarung di Pilpres 2024. Salah satunya Tri Rismaharini yang kini menjabat sebagai Menteri Sosial RI.

Mardzo menyampaikan, dengan banyaknya relawan terhadap calon presiden yang dimunculkan PDIP, semakin menguatkan calon dari banteng banyak diminati oleh masyarakat.

“Artinya 'produk' PDIP diakui oleh masyarakat. Kalau kami terhadap sesama relawan, bagus, beda figur kan biasa. Tapi selama kita mengangkat orang-orang nasionalisme, teruji, saya pikir bagus, enggak ada masalah," tandasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya