Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati/Net

Politik

Waspada Varian Delta Plus, Anggota Komisi IX Minta Perbatasan Kembali Diperketat

KAMIS, 11 NOVEMBER 2021 | 12:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Virus Covid-19 varian AY.4.2 atau delta plus yang telah masuk ke Malaysia harus diwaspadai pemerintah Indonesia.

Anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati meminta pemerintah melakukan pengetatan dan pelacakan dari negara-negara yang telah terjangkit varian delta plus.

"Pemerintah mengonfirmasi varian delta plus lebih berbahaya sehingga perlu dilakukan pengetatan secara temporer dari negara-negara yang tinggi tingkat penyebaran varian tersebut," kata Mufida dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/11).


Sejalan dengan desakan pengetatan ini, politisi PKS ini mengkritisi kebijakan karantina kedatangan dari luar negeri yang kini hanya 3x24 jam. Menurutnya, pengurangan waktu karantina ini bisa menjadi titik lemah masuknya varian baru ke Indonesia.

Apalagi bila merujuk kasus varian delta plus di Malaysia yang disebut dibawa oleh pelajar malaysia dari Inggris.

"Pelajar ini terdeteksi negatif saat tes PCR pertama tapi terkonfirmasi terkena varian delta plus saat menjalani karantina. Jika karantina kita diperpendek, ada kemungkinan lebih besar masuknya varian delta plus ini lebih mudah," tandas Mufida.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya