Berita

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaki Mahendra Putra di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta/RMOL

Politik

Partai Demokrat Berharap Hakim PTUN Jadikan Putusan MA sebagai Rujukan

KAMIS, 11 NOVEMBER 2021 | 12:11 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keputusan Mahkamah Agung diharapkan bisa menjadi referensi Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dalam memutuskan gugatan kubu Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang pimpinan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko.

Dalam putusannya, MA menolak gugatan Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukum kubu KLB pimpinan Moeldoko, terkait Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat.

Adapun di PTUN Jakarta, sedang berlangsung persidangan perkara register 154/G/2021/PTUN-JKT tentang gugatan yang dilayangkan pihak KLB Deli Serdang terhadap keputusan Kemenkumham Nomor M.HH-09.AH.11.01 Tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat tertanggal 18 Mei 2020.


Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaki Mahendra Putra mengatakan, keputusan MA itu seharusnya bisa menjadi rujukan hakim PTUN.

"Keputusan penolakan dari MA terhadap judicial review-nya Yusril itu, semoga jadi referensi dan juga rujukan bagi kasus hukum, bagi proses di PTUN ini," kata Herzaki di PTUN Jakarta, Rawamangun, Jakarta, Kamis (11/11).

Bagi Herzaki, Partai Demokrat tetap meyakini keadilan di Indonesia masih ada dan akan terus berdiri tegak.

"Tentu kemenangan dan perjuangan, kebenaran dan juga kemenangan akal sehat dan hati nurani dan serta keadilan kemarin semoga bisa juga tercemin nanti di sini," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya