Berita

Peserta aksi dari kelompok Aliansi Masyarakat Peduli 10 November/Net

Politik

Poster “Presiden Suka Berbohong” hingga “TKA China di Sayang” Muncul Saat Peringatan Hari Pahlawan di Gedung Sate

KAMIS, 11 NOVEMBER 2021 | 07:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Semangat dan antusiasme tinggi ditunjukkan peserta aksi kelompok Aliansi Masyarakat Peduli 10 November saat menggelar acara Peringatan Hari Pahlawan di Gedung Sate, Bandung, Selasa (10/11)

Ratusan orang dari perwakilan ormas di daerah Jawa Barat, seperti dari Cimahi, Garut, Sukabumi, Karawang dan lainnya tumpah ruah dalam acara ini.

Penanggung acara, Harri Mulyana menegaskan bahwa mayoritas yang hadir berpakaian sesuai ormas mereka, sementara ibu-ibu datang dengan pakaian yang indah.


Dalam acara ini, peserta juga tampak acungkan poster kritik terhadap penguasa. Bunyinya antara lain “Presiden Suka Berbohong”, “Negeri Tergadai Utang”, “TKA China di Sayang”, “Buruh RI di Buang”, dan “Pejabat dan Pengusaha Berbisnis di Balik Bencana Memeras Rakyat”.

“Ini menunjukan kepedulian mereka terhadap bangsa dan sesuai tema acara peringatan hari Pahlawan "Ibu Pertiwi Sedang Menangis”,” tegasnya kepada wartawan, sesaat lalu, Kamis (11/11).

Bertindak sebagai orator dalam acara ini Doktor Tri Erniyati, Ummi Fallah dan  KH. Qohar Al Qudsy.

Qohar Al Qudsy dalam orasi menyampaikan kondisi bangsa saat ini dalam keadaan tidak baik-baik saja. Masyarakat perlu membangkitkan jiwa kepahlawanan meneladani nilai nilai kejuangan dan pengorbanan para pejuang dan patriot bangsa dalam segala upaya mereka memerdekakan bangsa dan negara dari segala bentuk belenggu penjajahan.

“Dalam kondisi ibu pertiwi sedang menangis, solusinya rakyat harus bersatu padu mengawasi dan mengkritisi secara terus menerus rezim ini, rakyat harus melawan kebijakan yang merugikan dan membahayakan negara,” tegasnya.

Setelah Longmarch dari Gedung Sate ke TMP Cikutra Bandung, Upacara di TMP Cikutra sesuai kesepakatan dengan pengelola TMP diikuti terbatas oleh 70 orang, wakil satu orang dari setiap ormas, sedangkan yang lain menunggu dipelataran luar TMP.

Dalam upacara di TMP Cikutra, mantan Kabais Letjen Purn. Yayat Sudrajat menjadi Inspektur Upacara.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya