Berita

Duta Besar RI untuk Kerajaan Spanyol, Muhammad Najib (bawah) saat menerima penghargaan dari Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng (kanan atas)/Net

Politik

Raih Penghargaan Wira Adhiwasesa, Muhammad Najib Ajak ITS Jalin Kerjasama dengan Spanyol

RABU, 10 NOVEMBER 2021 | 16:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah dosen, tenaga pendidikan, alumni, dan mahasiswa berprestasi mendapat penghargaan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam rangka Dies Natalis ke-61 Tahun. Penghargaan diberikan atas kontribusi dan jasa mereka dalam membangun dan mengharumkan nama ITS.

Total sebanyak 9 kategori penghargaan diserahkan oleh Rektor ITS Mochamad Ashari beserta para Wakil Rektor ITS secara virtual pada Selasa (9/11).

Salah satu yang mendapat penghargaan ini adalah Duta Besar RI untuk Kerajaan Spanyol dan merangkap organisasi pariwisata dunia PBB, Muhammad Najib.


Pria kelahiran Singaraja, Bali pada 9 Agustus 1960 itu mendapat penghargaan Wira Adhiwasesa. Penghargaan ini diberikan kepada alumni ITS yang memberikan jasa dan manfaat kepada ITS serta masyarakat.

Dalam sambutannya, dubes pertama yang berasal dari ITS ini merasa bersyukur dengan penghargaan yang diberikan. Tidak lupa Muhammad Najib juga berterima kasih kepada ITS yang telah memberikan bekal banyak kepada dirinya sehingga berhasil meraih banyak hal dalam karir.

“Saya sempat menjadi anggota parlemen selama 10 tahun dan kini saya mendapatkan amanah baru menjadi duta besar Indonesia untuk kerajaan Spanyol, sekaligus merangkap UN WO yaitu lembaga PBB yang terkait dengan pariwisata,” tegasnya.

Sebagai alumni S1 Jurusan Teknik Elektro ITS, Muhammad Najib berharap jabatan baru yang diemban ini bisa membantu dalam mengharumkan nama kampus, baik di tingkat nasional maupun global.

Salah satu langkah konkretnya, dalam berkegiatan sehari-hari, Muhammad Najib selalu mengumumkan bahwa dirinya merupakan alumni ITS.

“Saya mencantumkan CV saya tulisan ITS besar-besar, selalu bagian pertama,” urainya.

Najib juga sudah berkomunikasi dengan jajaran dekan di ITS untuk bisa menjalin kerjasama dengan berbagai pihak di Spanyol.

Negeri Matador dikenal sebagai negara dengan industri perkapalan dan penerbangan yang bagus. Sementara PT Dirgantara Indonesia (PTDI) merupakan bagian dari warisan kerjasama antara Spanyol dengan Presiden ketiga RI BJ Habibie.

“Saya bertekad melanjutkan itu dan membawa gerbong ITS di gerbong bagian depan. Jadi silakan manfaatkan sebaik-baiknya dosen-dosen, para mahasiswa yang mau kerja praktik di sana, silakan datang sebagai dutabesar,” sambung Muhammad Najib.

“Saya punya kewajiban untuk mengayomi, melindungi, dan membantu sebagai bentuk kerjasama baik yang datangnya dari perguruan tinggi maupun industri,” tutupnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya