Berita

Puan Maharani digadang-gadang akan dijagokan PDIP di Pilpres 2024/Net

Politik

Pilpres Nekat Usung Puan, PDIP Harus Siap Ditinggal Pemilihnya

MINGGU, 07 NOVEMBER 2021 | 20:44 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kemenangan PDI Perjuangan di Pemilu legislatif (Pileg) terbantu oleh keberadaan sosok Joko Widodo yang saat ini menjabat Presiden dua periode.

Magnet Jokowi sejak menjabat Walikota Solo sangatlah kuat dan berdampak positif terhadap elektoral PDIP.

Pandangan itu disampaikan Direktur Riset Indonesian Presidential Studies (IPS) Arman Salam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu malam (7/11).


Untuk menyambut kontestasi Pemilu 2024, Arman mengingatkan PDI Perjuangan harus mengajukan calon yang secara figur memang kuat.

Arman mengakui bahwa PDI Perjuangan adalah partai dengan kader yang militan. Meski demikian, dalam kontestasi Pilpres, militansi kader tidaklah cukup untuk meraih kemenangan.

Sebuah partai, kata Arman harus mengajukan sosok kandidat yang figurnya mengakar di masyarakat.

"Sehingga menjadi penting adanya figur yang cemerlang dimata publik sebagai katrol suara partai," demikian kata Arman.

Arman memprediksi, jika PDI Perjuangan nekat mengusung Puan Maharani di Pilpres 2024, bukan tidak mungkin partai berlambang kepala banteng moncong putih itu akan ditinggalkan pemilihnya

"Jika PDIP memaksakan figur yang kurang populer dalam mengusung capres kelak, maka siap-siap PDIP akan ditinggalkan pemilihnya," pungkas Arman.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Prabowo Sampaikan KEM-PPKF di DPR, Purbaya Sebut Ada Pesan Penting

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:15

Gibran Berpeluang Jadi Lawan Prabowo pada 2029

Rabu, 20 Mei 2026 | 02:01

Saatnya Menguji Kanal BoP Bebaskan WNI

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:55

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Kadin-Pemkot Jakpus Kolaborasi Berdayakan UMKM

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:18

Empat Tersangka Kasus Penipuan Calon Mitra SPPG Diamankan Polisi

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:16

Ini Respons Airlangga soal Rumor Pembentukan Badan Khusus Ekspor Komoditas

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:00

Razman Nasution Tak Boleh Lolos seperti Silfester Matutina

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:30

Putusan MK Wajib Dipatuhi, SE Jampidsus Tak Bisa Buka Tafsir Baru

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:11

Alumni Lemhannas Tegas Mendukung Ketahanan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 | 00:02

Selengkapnya