Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin/Net

Politik

PR untuk Andika Perkasa Agar Tak Ada Lagi Pembangkangan UU dalam Implementasi Tugas TNI

SABTU, 06 NOVEMBER 2021 | 19:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang menyebut jalannya tugas-tugas yang selama ini dilaksanakan TNI, pada implementasinya masih banyak tak sesuai dengan perundang-undangan.

Hal itu disampaikan Andika sata mengikuti uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test calon Panglima TNI oleh Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen di Senayan, Jakarta, Sabtu siang (6/11).

Pernyataan Andika tersebut, dinilai Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, sebagai Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan Panglima TNI yang baru.


"TNI memang mesti taat dan patuh pada UU. Tak boleh melakukan tugas yang tak bersesuaian dengan UU," kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Sabtu sore (6/11).

Sementara itu, terkait visi misi Jenderal Andika setelah dilantik sebagai Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto, diharapkan bisa tercapai dan terealisasikan semua.

"Visi misi yang disebutkan tersebut mesti terimplementasikan dalam program-program kerja Panglima TNI," demikian Ujang Komarudin.

Dalam uji kepatutan isang tadi, Andika Perkasa mengatakan, jalannya tugas-tugas yang selama ini dilaksanakan TNI, pada implementasinya masih banyak tak sesuai dengan perundang-undangan.

Sosok yang kini menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu berkomitmen, operasi pengamanan perbatasan akan ditingkatkan sesuai dengan peraturan dari Kementerian Pertahanan.

Kesiapsiagaaan kesatuan TNI juga menjadi fokus tersendiri baginya. Karena Andika memandang, banyak yang bisa dilakukan TNI untuk membenahi tugas-tugas operasi militer selain perang.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya