Berita

Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al Jufri dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X/Repro

Politik

Bertandang Ke Kepatihan Yogyakarta, Salim Segaf Al Jufri Dititipkan Pesan Khusus Sri Sultan Hamengkubuwono X

SABTU, 06 NOVEMBER 2021 | 18:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Silaturahmi kebangsaan kembali dilakukan Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al Jufri dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, pada Sabtu (6/11).

Salim Segaf mengatakan, pertemuan dengan Sri Sultan Hamengkubowono membahas soal kegiatan PKS yang sedang digelar di Yogyakarta.

"Kami disambut luar biasa, saya pribadi, Presiden PKS dan jajaran DPP PKS merasakan disambut seperti keluarga sendiri. Banyak ide-ide yang brilian beliau utarakan, memang sosok Ngarso Dalem ini tercermin benar sebagai negarawan," kata Salim Segaf di Komplek Kepatihan, Yogyakarta.


Sali Segaf yang lahir di Solo ini menuturkan, PKS saat ini tengah menggelar acara bimbingan teknis bagi anggota DPR RI dan DPRD PKS dari Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat di Yogyakarta.

"Sebab itu kewajiban kami untuk datang dan minta izin PKS mengadakan acara besar di Yogyakarta," terangnya.

Menurutnya, Sri Sultan juga memberikan wejangan khusus kepada PKS. Salah satunya, supaya PKS bisa terus berbuat kebaikan untuk bangsa dan negara.

Lanjutnya, secara khusus Sri Sultan berpesan agar kehidupan politik di Indonesia harus menuju arah yang lebih berbudaya dan beretika. Sehingga, muncul pemimpin bangsa yang benar-benar mengayomi dan bisa mewujudkan cita-cita pendiri bangsa.

"Yaitu dengan mewujudkan bangsa yang gemah ripah loh jinawi, semoga tidak akan lama lagi terwujud," katanya.

Kedatangan Salim Segaf didampingi Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta Abdul Fikri Faqih, Anggota DPR RI Dapil DIY Sukamta, Ketua DPW PKS DIY Agus Mas'udi, dan Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya