Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kosta Rika Wajibkan Suntik Vaksin Covid-19 bagi Anak di Bawah Usia 18 Tahun

SABTU, 06 NOVEMBER 2021 | 14:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kosta Rika akan mewajibkan suntikan vaksin Covid-19 untuk anak-anak. Kementerian Kesehatan mengumumkan pada Jumat (5/11), bahwa negara itu telah lama mengamanatkan vaksin, dan persyaratan tersebut didukung oleh undang-undang negara tersebut.

"Sejak Maret 2021 vaksin melawan Covid-19 adalah bagian dari skema vaksinasi dasar resmi. Komisi Vaksinasi dan Epidemiologi Nasional (CNVE) meratifikasi bahwa Imunisasi terhadap Covid-19 wajib bagi semua anak di bawah umur,” demikian pengumuman Kementerian Kesehatan, seperti dikutip dari BBC, Sabtu (5/11).

Memuluskan program vaksin anak tersebut, Kosta Rika telah menandatangani kesepakatan dengan Pfizer untuk memperoleh dosis untuk mulai memvaksinasi semua anak di bawah 12 tahun mulai Maret 2022.


Awal pekan ini, badan pengatur kesehatan AS menyetujui vaksin Pfizer/BioNTech untuk anak-anak berusia lima hingga 11 tahun.

Kesepakatan Kosta Rika dengan Pfizer akan membuatnya menerima 3,5 juta dosis, di mana 1,5 juta akan disediakan untuk mereka yang berusia lima hingga 11 tahun. Yang lainnya adalah untuk dosis ketiga yang akan diberikan kepada responden pertama, populasi lanjut usia dan orang-orang yang mengalami imunosupresi.

Menurut informasi dari Dana Jaminan Sosial Kosta Rika, hampir tiga perempat dari anak-anak berusia 12 hingga 19 tahun di negara itu telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19.

Menyuntik anak sesuai dengan pedoman nasional adalah 'kewajiban' bagi orangtua,  menurut  Kantor Kesejahteraan Sosial Anak (PANI).

“Adalah kewajiban ayah, ibu, dan orang dewasa untuk membawa anak mereka untuk divaksinasi,” kata mantan Menteri Anak dan Remaja Patricia Vega Herrera.

Kosta Rika saat ini memvaksinasi semua warga negara dan penduduk berusia 12 tahun ke atas, dan skema vaksinasi penuh akan diwajibkan untuk memasuki banyak bisnis mulai 8 Januari 2022.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya