Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Mulai Januari 2022 Vietnam Buka Kembali Penerbangan Internasional, Pemegang Paspor Covid Bebas Karantina

SABTU, 06 NOVEMBER 2021 | 09:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mengikuti perkembangan pandemi yang mulai mereda, Vietnam mempersiapkan diri untuk membuka kembali penerbangan komersial internasionalnya dengan 15 negara pada Januari 2022.

Persiapan itu akan melalui empat fase, dan sebagian besar berfokus pada pemulangan warga Vietnam yang terdampar di negara lain karena pembatasan Covid, dan membuka jalur wisatawan internasional dalam perjalanan yang disetujui pemerintah ke tujuan tertentu.

“Mulai Januari tahun depan, Vietnam akan melanjutkan penerbangan reguler dengan 15 sasaran, dan mengincar empat penerbangan per minggu,” kata otoritas penerbangan sipil dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Bangkok Post, Jumat (5/10).


Menurut rencana jumlah penerbangan itu akan terus ditingkatkan dan pemerintah akan menghapuskan wajib karantina bagi pelancong yang memiliki paspor vaksin Covid-19.

Rencana tersebut, yang sedang menunggu persetujuan pemerintah, datang ketika negara-negara Asia lainnya secara bertahap mengurangi pembatasan perjalanan internasional, termasuk Thailand di dekatnya, yang membuka kembali lebih banyak lokasi minggu ini.

Vietnam memberlakukan kontrol perbatasan yang ketat pada awal pandemi untuk mencegah Covid-19, dengan beberapa keberhasilan awal, tetapi itu merupakan pukulan bagi sektor pariwisata yang sedang berkembang, yang menyumbang sekitar 10 persen dari produk domestik bruto.

Tahun lalu, warga asing yang datang ke Vietnam turun menjadi 3,8 juta dari 18 juta pada 2019.

Negara ini sedang mencoba untuk mempercepat vaksinasi Covid-19, sementara sejauh ini baru 38 persen dari 98 juta orangnya yang diinokulasi di negara tersebut.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya