Berita

Penyerahan Donasi Tempe (Donate)/Net

Publika

Beda Kalkulator

JUMAT, 05 NOVEMBER 2021 | 10:48 WIB | OLEH: JOKO INTARTO

DONASI tempe (Donate) sebagai bentuk program Tebar Gizi Anak Panti telah berjalan selama 6 minggu. Apa yang menarik? Ternyata, rumus kalkulator donasi itu tidak sama dengan rumus kalkulator belanja.

Matahari naik sepenggalah ketika Cuplis berangkat dari pabrik tempe Mbah Bayan menuju kantor Lazismu Grobogan. Di atas sadel sepeda motornya tampak bronjong coklat berisi ratusan tempe segar.

Untuk keenam kalinya, Cuplis mengirim tempe ke kantor lembaga amil zakat tersebut. Itulah kegiatan rutin Cuplis setiap hari Jumat pagi. Ia kadang mengirim 400 paket. Pagi ini 100 paket.


Jumlah paketnya memang tidak tetap. Bergantung jumlah anak-anak di panti asuhan yang akan menerimanya.

Donasi tempe atau Donate merupakan program donasi baru dengan sasaran penerima anak-anak yatim di panti asuhan. Tempe dipilih karena berdasarkan riset, tempe yang murah itu memiliki kandungan nutrisi dan gizi yang tinggi. Tempe bisa menggantikan daging ayam, kambing dan sapi yang harganya jauh berlipat-lipat.

Program Donate diinisiasi Lazismu Grobogan. Awalnya hanya untuk panti asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah. Belakangan juga dikirimkan ke panti asuhan lain.

“Umur simpan tempe segar hanya 3 hari. Karena donatur makin banyak, maka kami harus mengatur distribusi ke berbagai panti,” kata Andi, pimpinan Lazismu Grobogan.

Tempe yang dikirimkan ke panti asuhan adalah jenis tempe sumpil. Bentuk tempenya segitiga dengan bungkus daun pisang. Tempe sumpil merupakan tempe terbaik. Namun tidak banyak pabrik yang memproduksi tempe sumpil. Pabrik Tempe Mbah Bayan adalah satu dari yang sedikit itu.

Proses produksi tempe sumpil memang lebih ribet. Kedelai yang sudah dicampur ragi harus dibungkus daun pisang dengan bentuk segitiga. Proses inilah yang membuat harganya lebih mahal. Selain ada tambahan biaya bungkus daun pisang juga ada biaya tenaga pembungkus.

Harga tempe sumpil memang paling mahal. Toko eceran di Purwodadi menjual dengan harga antara Rp 2.500 hingga Rp 3.000 per paket. Setiap paket berisi 4 bungkus.

Meski harganya premium, penjualan tempe sumpil Mbah Bayan ternyata yang paling laris. Aroma daun pisang itulah yang disukai pembeli. Kata mereka, daun pisang membuat tempe lebih harum.

Tempe premium itulah yang selama 6 pekan terakhir menjadi menu spesial anak-anak yatim di berbagai panti asuhan di Kabupaten Grobogan. Para donaturlah yang membeli tempe itu melalui Lazismu Grobogan.

“Berikan donasi terbaik untuk anak-anak yatim.” Begitu nasihat para alim ulama. Nasihat itu rupanya yang dijalankan para donatur. Meski ada pilihan tempe bungkus plastik yang lebih murah, donatur tetap memilih tempe sumpil yang mahal.

Rumus kalkulator donasi ternyata berbeda dengan rumus kalkulator belanja dapur.

Penulis adalah wartawan senior

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya