Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan/RMOL

Politik

Digantung Jokowi, PAN Perlu Tunjukkan Taji Putar Haluan Tinggalkan Istana dan Perkuat Oposisi

JUMAT, 05 NOVEMBER 2021 | 08:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sikap tegas perlu ditunjukkan Partai Amanat Nasional terkait nasibnya di koalisi pemerintahan Joko Widodo-Maruf Amin. Apalagi, hingga saat ini partai pimpinan Zulkifli Hasan tak kunjung mendapat sinyal kursi menteri.

Direktur Pusat Riset Politik Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, PAN sudah terlalu lama menunggu sejak bergabung dengan koalisi.

"Sebaiknya PAN kembali ke jalan yang benar, yakni membangun kekuatan partai oposisi yang cerdas guna mengoptimalkan suara pada Pemilu 2024," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (5/11).


Bahkan bila perlu, PAN kembali merangkul Amien Rais dan elite di Partai Ummat. Hal itu penting dipertimbangkan karena bukan tidak mungkin PAN akan ditinggalkan pemilihnya jika memaksakan menunggu jatah menteri yang belum pasti.

"Saya kira PAN sesekali harus menunjukkan tajinya, dengan mengambil langkah pasti berada di luar pemerintahan," terang Saiful.

Melihat kondisi saat ini, PAN seperti menunggu sesuatu hal yang tidak pasti. Apalagi sampai detik ini pemerintah belum menunjukkan tanda-tanda adanya reshuffle kabinet.

"Sehingga saya kira sangat layak bagi PAN untuk putar haluan dan memastikan dirinya kembali ke jalan yang benar, yakni parpol yang berada di luar pemerintahan," pungkas Saiful.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya