Berita

Jaksa Agung, ST Burhanuddin/Net

Politik

Kejagung Aktif Buru Koruptor, ST Burhanuddin Diingatkan Waspada Serangan Hoaks

KAMIS, 04 NOVEMBER 2021 | 19:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Belakangan ini, kuat dugaan ada upaya mendiskreditkan kinerja Jaksa Agung ST Burhanuddin yang belakangan gencar memberantas dan memburu koruptor.

Budayawan dan spiritualis Nusantara, Kidung Tirto Suryo Kusumo mengatakan, setelah gagal mencari catatan buruk Burhanuddin, kelompok koruptor belakangan menyerang Jaksa Agung dari sisi personalitas.

"Setelah gagal menyerang Jaksa Agung dari sisi kinerja, para koruptor melalui kaki tangannya kini berusaha menyerang Jaksa Agung secara pribadi. Saya melihat serangan ini terencana dan mempunyai maksud jahat," kata Kidung Tirto Suryo Kusumo kepada wartawan, Kamis (4/11).


Tirto Suryo mengingatkan, agar ST Burhanuddin dan jajaran Kejaksaan Agung, selalu mewaspadai berbagai serangan yang semakin masif terutama melalui berita bohong alias hoaks di media sosial.

"Koruptor dan kaki tangannya tidak akan berhenti menyerang upaya pemberantasan korupsi. Ini harus diwaspadai penegak hukum, bukan hanya Kejagung tetapi juga institusi lain seperti KPK, Polri dan Kehakiman," katanya.

Pada sisi lain, Tirto yakin Burhanuddin akan tetap tegar, bahkan semakin kuat menghadapi berbagai serangan koruptor dan rekanannya.

Dia berharap, perburuan koruptor oleh Kejaksaan Agung tidak akan berhenti.

“Saya mendukung langkah Jaksa Agung melakukan bersih-bersih di internal dari infiltrasi koruptor. Ini diperlukan untuk menjaga marwah Adhyaksa dari tangan-tangan kotor oknum tidak berintegritas yang bisa menjadi musuh dalam selimut,” tegasnya.

Ucapan Tirto pun diamini Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Musakkir.

Menurutnya, kinerja Kejagung di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin dalam memberantas korupsi memang membuat koruptor gigit jari.

"Banyak kasus-kasus korupsi besar berhasil dibongkar dan tersangkanya diseret ke pengadilan. Tidak heran jika Jaksa Agung dibenci koruptor sehingga dia diserang, baik secara institusi maupun pribadi," tandasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya