Berita

Presiden Pemuda Asia-Afrika, Beni Pramula/Repro

Politik

Jelang Kongres Pemuda Asia-Afrika, Beni Pramula: Pemuda Harus Berperan Selesaikan Masalah Kontemporer

RABU, 03 NOVEMBER 2021 | 22:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pandemi virus corona baru (Covid-19) yang berkepanjangan dan berdampak luas pada sendi kehidupan masyarakat, menjadi perhatian serius kalangan muda.

Kondisi itu, akan menjadi salah satu bahasan dalam Kongres Pemuda Asia-Afrika yang akan dilaksanakan pada 16-19 Desember 2021, di Bandung, Jawa Barat.

Presiden Pemuda Asia-Afrika, Beni Pramula mengatakan, pemuda Asia Afrika diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat Asia dan Afrika khususnya serta dunia secara umum yang diakibatkan pandemi Covid-19.


“Pertemuan para pemuda dari Asia dan Afrika nantinya diharapkan selain semakin mempererat hubungan, juga mampu berkolaborasi dan berperan aktif serta berkontribusi atas penyelesaian masalah kontemporer (problem solver),” Beni Pramula kepada wartawan, Rabu (3/11).

Beni mengatakan, pandemi Covid-19 menjadi masalah global, tidak terkecuali di Asia dan Afrika. Para pemuda Asia Afrika kedepannya diharapkan memiliki peran nyata oleh masyarakat dalam permasalahan wabah ini.

Sementara, Penasehat Pemuda Asia-Afrika, Tan Taufiq Lubis mengungkapkan, momentum pertemuan generasi muda diharapkan mampu memaknai kembali semangat lahirnya Konferensi Asia-Afrika 1955. Hal tersebut relevan dengan kondisi saat ini untuk diperjuangkan dan diwujudkan, apalagi dihubungkan dengan nilai-nilai kemanusian.

“Kita, para pemuda, harus bisa mewujudkannya dalam bentuk nyata, dalam kehidupan masyarakat Internasional, antara kedua kawasan dengan turut andil menyelesaikan persoalan kemanusian dan kedaulatan sebagaimana dulunya konsepsi Dasasila Bandung yang pastinya berujung pada kesejahteraan dan keadilan,” ujar Tan Taufiq Lubis.

Ditambahkan Ketua Panitia Kongres Pemuda Asia-Afrika 2021, Saddam Al Jihad, agenda kegiatan telah dikomunikasikan ke pemuda di setiap negara baik Asia dan Afrika. Agenda kali ini, digelar secara hybrid dan ada sebanyak 50 negara serta 500 peserta yang akan hadir.

Untuk memastikan protokol kesehatan berjalan baik, kata Saddam, peserta yang hadir langsung di Bandung diharuskan menjalani karantina.

“Karantina bagi partisipan internasional dilakukan dari tanggal 11-15 Desember 2021. Untuk menghindari atau mencegah penyebaran Covid-19 aturan pemerintah wajib kita patuhi,” ujarnya.

Saddam menyebut, persiapan sudah dilakukan sekitar 80 persen. Dukungan pun sudah berdatangan, tidak terkecuali kalangan pemudan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya