Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan saat bersalaman dengan Joe Biden/Ist
Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyampaikan kekagumannya terhadap Indonesia yang mampu menjalani iklim demokrasi dengan baik. Selain itu Biden juga memuji Indonesia memiliki terobosan apik dalam hal penanganan perubahan iklim global.
Hal itu disampaikan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan dalam akun media sosialnya yang tengah bersalaman dengan Joe Bidden saat mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan lawatan kerja ke luar negeri, Selasa (2/11).
Menurutnya, capaian Indonesia tersebut tidak lepas dari sumbangsih banyak pihak untuk membantu Indonesia agar lebih baik lagi di mata internasional.
"Indonesia dianggap sudah membuat sebuah terobosan yang jauh dan terdepan untuk ikut berkontribusi dalam penanganan perubahan iklim global. Semua penghormatan dan apresiasi yang diberikan oleh para kepala negara tidak terkecuali Presiden Biden sendiri, tak lepas dari kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan kerjasama semua pihak,†kata Luhut.
Luhut merasa kagum dan bahagia atas pertemuan tersebut. Diapun menceritakan bahwa ia sempat bertemu dengan pemilik Amazon Jeff Bezos yang telah berinvestasi di Indonesia.
"Kebahagiaan saya tidak putus disitu. Dalam agenda kunjungan yang sama, saya juga bertemu dengan Jeff Bezos dan menyampaikan ucapan terimakasih atas investasinya di Indonesia,†imbuhnya.
Pihaknya juga menyampaikan rasa apresiasinya terhadap Earth Fund yang telah melakukan investasi di Indonesia, dengan programnya Energy Transition Mechanism Indonesia yang akan melaksanakan pembangunan PLTU Batubara.
"Saya juga secara resmi menyaksikan penandatanganan MoU antara Pertamina dan Exxon Mobil yang berkolaborasi dalam Carbon Capture hingga Storage,†ucapnya.
Diapun tak putus menyampaikan rasa bangganya dan juga haru dalam pertemuan di Amerika Serikat tersebut bisa bertemu Jake Sullivan, John Kerry dan beberapa pertemuan penting lainnya untuk kemajuan Indonesia.
"Seluruh rangkaian pertemuan yang dimulai sejak beberapa minggu lalu di Amerika bersama dengan Jake Sullivan, John Kerry hingga disambung pertemuan berharga hari ini adalah kesempatan berharga yang akan terus kami lanjutkan hingga tercapai cita-cita besar bangsa ini yaitu bangsa yang maju dan sejahtera,†tutupnya.