Berita

Momentum pelepasan 20 armada gerakan mobl masker di Kota Kendari/Ist

Nusantara

Kuatkan Prokes Masyarakat, BNPB Kembali Lepas 20 Mobil Masker di Kota Kendari

SELASA, 02 NOVEMBER 2021 | 15:51 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan virus corona baru (Covid-19) gencar melakukan upaya penguatan protokol kesehatan melalui pembagian masker.

Kali ini, pembagian masker ini diberikan kepada masyarakat melalui Gerakan Mobil Masker untuk Masyarakat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Sebanyak 20 armada mobil masker beserta para Duta Perubahan Perilaku berangkat dari Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara menuju tempat keramaian yang berpotensi menimbulkan kerumunan.


Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, setiap armada gerakan mobil masker untuk masyarakat akan ditugaskan untuk membagikan masker bagi seluruh lapisan masyarakat seperti pasar tradisional, pedagang kaki lima, terminal dan stasiun.

"Himbauan untuk selalu menjaga disiplin penerapan protokol kesehatan juga digaungkan oleh para Duta Perubahan Perilaku dengan sopan disela pembagian masker," demikian kata Muhari.     

Program mobil masker di Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara ini merupakan gerakan lanjutan BNPB dalam penguatan prokes yang sebelumnya telah dilakukan di beberapa wilayah Provinsi Indonesia.

Total sebanyak 500.000 masker dibagikan dalam kegiatan ini. Selain masker BNPB juga memberikan sabun cair sebanyak 12.000, sabun batang 50.400 dan handsanitizer 50.000.

Gerakan ini dimaksudkan agar program pemerintah sebagaimana disampaikan oleh Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan khususnya memakai masker bisa dilaksanakan oleh semua lapisan masyarakat.

Selain itu, gerakan mobil masker ini juga sebagai upaya dalam mengantisipasi lonjakan covid-19 gelombang ketiga.

Melalui kegiatan gerakan mobil masker BNPB, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih patuh dan tertib menerapkan protokol kesehatan.

"Sehingga masyarakat bisa lebih siap dalam transisi pandemi menuju epidemi," pungkas Muhari.

Acara pelepasan gerakan mobil masker untuk masyarakat ini dibuka secara simbolis oleh Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Lilik Kurniawan, beserta Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara Nur Endang Abbas, Tenaga Ahli BNPB Imam Pramukarno, Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan Nadirah Seha Nur serta bersama jajaran Forkopimda Kendari.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya