Berita

Lambang Partai Golkar/RMOL

Politik

DPP Golkar Didorong Turun Tangan Atasi Hasil Musda DPD Kota Bekasi

SELASA, 02 NOVEMBER 2021 | 04:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hasil Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bekasi pada Jumat (29/10), diharapkan bisa ditaati seluruh kader.

Hasil Musda DPD Partai Golkar Kota Bekasi tersebut salah satunya adalah terpilihnya Ade Puspitasari sebagai Ketua DPD secara aklamasi.

Kendati demikian, muncul Musda tandingan yang dilakukan oleh kelompok Novel Saleh Hilabi yang dilaksanakan di Hotel Horison Kota Bekasi di hari yang sama.


Pengamat komunikasi politik dan kebijakan publik, Agus Wahid menilai, yang terjadi di tingkat DPD Partai Golkar seharusnya bisa segera diredam.

Pasalnya, dia melihat potensi terjadinya ketidakkompakan kader dalam mendukung Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, untuk maju sebagai capres di tahun Pemilu 2024 mendatang.

"Jangan harap Golkar Kota Bekasi berpikir bagaimana menaikan elektabilitas sosok Airlangga Hartarto sebagai calon presiden 2024 mendatang, selama di internal partai Golkar sendiri masih adanya perpecahan," ujar Agus kepada wartawan, Senin (1/11).

Agus juga mempertanyakan soal dasar pelaksanaan Musda tandingan Golkar Kota Bekasi yang dilaksanakan kelompok Novel Saleh Hilabi.

"Apakah Musda itu digelar hasil inisiatif kader Golkar Kota Bekasi atau berdasarkan SK dari DPD Golkar Jawa Barat?" heranya.

Agus memandang, apabila ada Musda tandingan maka patut dipertanyakan soal legitimasinya. Sementara Musda versi Graha Bintang yang memilih Ade Puspitasari jelas legitimate, karena susunan kepanitiaan jelas dan sudah mendapat SK dari DPD Golkar Jawa Barat.

"Nah semua itu pastinya  ada aturan yang tertuang dalam AD ART partai," tuturnya.

Maka dari itu, Agus meminta agar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar segera mengambil langkah yang tepat guna mengatasi kemelut Partai Golkar Kota Bekasi.

"Karena isu perpecahan partai itu sangat sensitif. Dan itu bisa saja 'digoreng' oleh lawan politiknya. Ini tantangan besar bagi dewa-dewa di DPP Golkar," pungkasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya