Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani saat pidato di Sidang Paripurna DPR, Senin (1/11)/Repro

Politik

Buka Sidang Paripurna, Puan Ungkap Tujuh Masalah yang Dikawal DPR hingga Akhir Tahun

SENIN, 01 NOVEMBER 2021 | 19:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dalam melaksanakan fungsi pengawasan, DPR RI melalui alat kelengkapan dewan akan diarahkan pada regulasi, kinerja kelembagaan, kinerja program, mitigasi bencana, serta pengelolaan anggaran agar dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.

Begitu yang dikatakan Ketua DPR RI Puan Maharani dalam rapat paripurna masa sidang kedua, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (1/11).

Mantan Menko PMK ini menyampaikan, DPR RI akan diarahkan ke berbagai isu, permasalahan, yang kini menjadi perhatian masyarakat. Adapun isu yang menjadi pusat perhatian masyarakat saat ini, terdiri dari tujuh isu krusial.


Di antaranya, kasus pinjaman online ilegal, rencana kenaikan upah minimum 2022, penanganan pandemi Covid-19 yang terkait dengan transportasi publik, vaksinasi lanjutan, dan antisipasi ketidakpastian Covid-19.

“Kebijakan penerapan PCR pada semua penerbangan selama penerapan PPKM Level 3,2, dan 1 di Jawa dan Bali, antisipasi bencana alam akibat cuaca ekstrem,” imbuh Puan Maharani dalam rapat paripurna.

Selain itu, kesiapan pemerintah menghadapi lonjakan Covid-19 menjelang akhir tahun 2021 dan yang terakhir rencana pemerintah Arab Saudi untuk membuka kembali umrah bagi jemaah Indonesia.

“DPR selalu dituntut rakyat untuk dapat responsif terhadap berbagai permasalahan yang berkaitan dengan urusan rakyat,” imbuhnya.

Pihaknya mengatakan, DPR RI dengan kewenangan yang dimilikinya akan secara efektif mendorong pemerintah semakin baik kinerjanya dalam menangani pelayanan dan urusan rakyat.

“Sehingga rakyat selalu merasakan kehadiran negara dalam membentuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya,” tutupnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya