Berita

Ilustrasi tes PCR/Net

Politik

Apresiasi Pencabutan Aturan PCR untuk Penerbangan, Pimpinan DPR RI: Ini Bantu Pelayanan Transportasi

SENIN, 01 NOVEMBER 2021 | 16:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kewajiban masyarakat untuk melakukan tes PCR sebagai syarat untuk melakukan perjalanan udara telah resmi dicabut oleh pemerintah. Langkah tersebut diapresiasi banyak kalangan masyarakat, termasuk para anggota parlemen.

Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar, juga mengapresiasi langkah tersebut. Dirinya bersyukur pemerintah telah mencabut kebijakan mewajibkan masyarakat melakukan tes PCR untuk bisa menggunakan jasa penerbangan.

"Sudah dicabut ya? Alhamdulillah. Ini, kita bersyukur,” ucap Cak Imin usai acara harlah ke-22 Fraksi PKB DPR RI, di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/11).


Ketua Umum PKB ini menambahkan, tes antigen seharusnya bisa menjadi rujukan bagi pemerintah untuk dapat mendeteksi seseorang terpapar Covid-19 atau tidak sebelum melakukan PCR.

“Kita tuntut untuk itu karena apa? PCR digunakan ketika sudah ada indikasi dari antigen. Kalau reaktif di antigen, diyakinkan dengan PCR. Ini akan membantu pelayanan transportasi,” jelasnya.

Ia pun berharap dunia penerbangan bisa kembali stabil setelah makin banyak masyarakat yang berpergian dengan pesawat terbang.

"Ini luar biasa, langkah yang sangat tepat, soal akurasi gunakan PCR untuk follow up-nya. Nah dengan demikian, industri penerbangan tidak terganggu, transportasi tidak macet. Langkah luar biasa, kita apresiasi,” demikian Cak Imin.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya