Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia/Repro

Politik

Senada dengan PDIP, Golkar Berpandangan Sistem Pemilu Proporsional Tertutup Paling Ideal

SENIN, 01 NOVEMBER 2021 | 16:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Senada dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, DPP Partai Golkar juga berpandangan bahwa sistem Pemilu 2024 yang paling ideal menggunakan proporsional tertutup. Pasalnya, itu dinilai sangat mewakili representatif masyarakat.

Begitu disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia saat menjadi narasumber dalam diskusi daring yang diselenggarakan CSIS bertajuk "Menimbang Sistem Pemilu 2024: Catatan dan Usulan" Senin siang (1/11).  

"Saya kira pada akhirnya, mungkin satu waktu yang paling ideal buat Indonesia itu adalah proporsional tertutup, murni," kata Doli.


Ketua Komisi II DPR RI fraksi Golkar ini menjelaskan, untuk menuju proporsional tertutup murni itu, proses kelembagaan politik itu harus sudah tuntas.

Sebab, kata Doli jika itu tidak terjadi, maka harapan sistem proporsional itu sulit diwujudkan.

"Oleh karena itu, saya kira, apa yang kemarin kita lakukan modifikasi itu, semuanya mengarah kepada ke sana," tandasnya.

Selain Doli, turut hadir dalam webinar tersebut antara lain Politikus Senior Akbar Tandjung, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Direktur Eksekutif CSIS Philips J Vermonte.

Kemudian, Komisioner KPU Viryan Aziz, dan Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya