Berita

Pembangunan Jakarta International Stadium segera rampung/Net

Publika

Bangun Stadion Enggak Bikin Kenyang?

Oleh: Dedi Supriadi
SENIN, 01 NOVEMBER 2021 | 09:40 WIB

SAAT ini pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) yang berada di Tanjung Priok, Jakarta Utara, sudah mencapai 82 persen.

Namun ada yang luput dari hiruk pikuk peresmian lapangan latihan sepak bola berstandar FIFA di JIS.

Media banyak menampilkan foto kelihaian Gubernur Anies Baswedan menggiring bola atau saat beliau nyaris kena tekel anggota dewan.

Padahal, sebelum kami shalat maghrib ada peristiwa penting juga, yaitu penandatanganan kerjasama antara PT Jakarta Propertindo (Perseroda) dan PT Pembangunan Jaya Ancol.

Gubernur dan jajaran serta pimpinan dan anggota DPRD menyaksikan langsung penandatanganan kerjasama tersebut.

Intinya, kedua BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) tersebut membangun kesepahaman untuk nantinya kawasan JIS dan kawasan wisata Ancol akan terintegrasi dan bisa melayani pengunjung yang ingin berwisata, menonton pertandingan, staycation dan lain-lain, dapat dengan mudah mengakses kedua kawasan tersebut.

Terbayang oleh kita, bukan hanya ada ribuan pekerja saat ini yang terserap. Tapi, nantinya dengan stadion berkapasitas 82 ribu penonton, akan ada ribuan tenaga kerja terserap untuk menjadi tenaga teknik, maintenance, perawat kebun dan taman, hingga petugas kebersihan dan keamanan.

Belum lagi kios, restoran, toko suvenir, hotel, dan pusat kegiatan bisnis lain di kedua kawasan tersebut akan terjadi. Berapa uang yang akan beredar? Berapa pula wisatawan luar Jakarta yang datang untuk menonton pertandingan atau konser musik di stadion megah tersebut?

Jadi, bangun stadion enggak bisa bikin kenyang?

Penulis adalah anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS dan Wakil Ketua Bapemperda

Populer

Hampir 2 Bulan Kosong, Presiden Jokowi dan Panglima TNI Disarankan Segera Tunjuk Pangkostrad Baru

Kamis, 13 Januari 2022 | 01:58

Viral Sesajen Gunung Semeru Ditendang dan Dibuang, Anak Gus Dur Meradang

Minggu, 09 Januari 2022 | 10:54

The Jerusalem Post: Prabowo Subianto Tokoh Utama di Balik Upaya Normalisasi Hubungan Israel-Indonesia

Rabu, 12 Januari 2022 | 13:28

Ketua Umum HMI: Pelaporan Balik Terhadap Ubedilah Badrun Adalah Tindakan Salah Kaprah dan Bodoh

Minggu, 16 Januari 2022 | 07:17

Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Laporkan Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep ke KPK

Senin, 10 Januari 2022 | 12:28

Jerry Massie: Memang Saham 100 M Kaesang Tidak Masuk Akal, Usahanya Saja Banyak yang Gagal

Selasa, 11 Januari 2022 | 16:38

Soal Deklarasi Prabowo-Jokowi, Pengamat: Jika Maju Cawapres, Makin Kuat Jokowi Beda Kelas dengan SBY

Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:54

UPDATE

Dipilih Jokowi, Ibukota Baru Dinamakan "Nusantara"

Senin, 17 Januari 2022 | 13:38

Terusir dari Australia, Novak Djokovic Mendarat di Dubai

Senin, 17 Januari 2022 | 13:37

Ringankan Penderitaan Rakyat, China Kirim 4.000 Ton Beras ke Suriah

Senin, 17 Januari 2022 | 13:24

Tonga Porak Poranda, Ditutupi Debu Vulkanik, Kapal-kapal Terbalik

Senin, 17 Januari 2022 | 12:59

Mantan Jubir Gus Dur: Ubedilah Sadar Ada Persoalan Demokrasi yang Diabaikan, Dia Terganggu

Senin, 17 Januari 2022 | 12:54

Badai Salju Dahsyat Terjang Amerika, Ribuan Jadwal Penerbangan Dibatalkan

Senin, 17 Januari 2022 | 12:35

Menag Yaqut: Kepastian Ada Tidaknya Ibadah Haji Tergantung Pemerintah Arab Saudi

Senin, 17 Januari 2022 | 12:29

Adhie Massardi: Aksi Ubedilah Badrun Mengguncang Pikiran Parlemen untuk Bentuk UU Kolusi dan Nepotisme

Senin, 17 Januari 2022 | 11:59

Ketum Golkar Airlangga Minta Sulsel Jadi Basis Kemenangan Wilayah Timur

Senin, 17 Januari 2022 | 11:56

Skandal Ekspor Batubara: Lawan Kebijakan Oligarkis! (2)

Senin, 17 Januari 2022 | 11:41

Selengkapnya