Berita

Jenderal Andika Perkasa dinilai layak jadi panglima TNI/Net

Politik

Andika Perkasa Sangat Mungkin Jadi Panglima TNI, Agar Indonesia Ditakuti China

MINGGU, 31 OKTOBER 2021 | 15:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebuah foto Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa yang menggantikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melepas Presiden Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma.

Jenderal Andika melepas Jokowi yang akan melakukan kunjungan kerja ke berbagai negara mengejutkan banyak kalangan masyarakat.

Pasalnya, tak sedikit yang menilai foto tersebut sebagai penegasan bahwa Jenderal Andika merupakan calon terkuat pengganti Marsekal Hadi yang sebentar lagi akan lengser dan menikmati masa pensiunnya sebagai Panglima TNI.


Pengamat politik Hendri Satrio berpendapat bahwa masyarakat boleh menilai foto tersebut sebagai sinyal kuat Jenderal Andika Perkasa akan menjadi Panglima TNI.

Menurutnya, hal itu sangat mungkin mengingat sebelumnya orang kepercayaan Jokowi, Pratikno melakukan kunjungan ke markas Jenderal Andhika.

"Iya. Sangat mungkin Andika menjadi panglima,” kata Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (31/11).

Penggagas lembaga survei KedaiKOPI ini menambahkan sosok yang cocok untuk menjadi panglima TNI diserahkan sepenuhnya kepada Presiden Joko Widodo.

Namun, perlu dipastikan orang yang menjadi panglima TNI harus mampu menjaga NKRI agar lebih aman dan kondusif.

"Mungkin Pak Jokowi maunya dibagi rata, jadi setahun Andika setahun Yudo. Kan boleh saja kan. Terserah Pak Jokowilah, yang paling penting negara ini aman, dan takut-takutin China lagi di Natuna, gitu saja,” ucapnya.

Pesannya, Presiden Joko Widodo perlu menemukan sosok calon panglima TNI yang memiliki integritas dalam memberikan rasa aman bagi negara, dan juga ditakuti oleh bangsa lain.

"Yang paling penting juga, setelah ini benar-benar Indonesia itu, menjadi aman dan ditakuti minimal tidak ada yang macam-macamlah di Natuna,” tutupnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Sambut Imlek

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:12

Warning Dua OTT

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:01

AS Kirim Pesawat Militer ke Greenland, Denmark Tambah Pasukan

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:41

Purbaya: Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Wajar dan Seimbang

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34

Sumbar Perlu Perencanaan Matang Tanggap Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:32

Stasiun MRT Harmoni Bakal Jadi Pusat Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:29

Juda Agung Resign, Keponakan Prabowo Diusung Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20

Kepala Daerah Harus Fokus Bekerja Bukan Cari Celah Korupsi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16

Presiden Bulgaria Mundur di Tengah Krisis Politik

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:53

Bupati Pati Sudewo Cs Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:41

Selengkapnya