Berita

Pemimpin oposisi Partai Rakyat Ahn Cheol-soo siap mendeklarasikan pencalonan dirinya sebagai capres pada pekan ini/Yonhap

Dunia

Mantan Dokter Ini Siap Maju Sebagai Capres Korsel Untuk Ketiga Kalinya

MINGGU, 31 OKTOBER 2021 | 12:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bursa calon presiden (capres) yang akan berlaga dalam pemilu presiden di Korea Selatan tahun depan semakin meriah.

Pemimpin oposisi Partai Rakyat Ahn Cheol-soo siap mendeklarasikan pencalonan dirinya sebagai capres pada pekan ini. Begitu pengumuman yang dirilis oleh pihak partai pada Minggu (31/10).

Rencananya, Ahn akan mengadakan upacara di Majelis Nasional pada hari Senin (1/11) untuk menyatakan tawarannya tersebut.


Ini akan menjadi ketiga kalinya bagi mantan dokter medis dan pengusaha perangkat lunak itu untuk mencalonkan diri sebagai presiden.

Pencalonannya yang pertama dilakukan pada pemilu November 2012 lalu. Namun Ahn mengundurkan diri dari pencalonan kurang dari sebulan sebelum pemilihan dan memberikan dukungannya untuk Moon Jae-in, kandidat partai oposisi utama saat itu.

Kemudian, Ahn mencalonkan diri lagi dalam pemilihan 2017 dan berada di urutan ketiga dengan 21,41 persen suara.

Dikabarkan YonhapDengan majunya Ahn sebagai capres, maka pemilu presiden Korea Selatan yang akan diselenggarakan pada Maret mendatang akan menjadi "pertandingan empat arah".

Ahn akan bersaing dengan mantan Gubernur Gyeonggi Lee Jae-myung, yang merupakan calon presiden dari Partai Demokrat yang berkuasa. Selain itu ia juga akan bersaing dengan Sim Sang-jeung dari oposisi minor progresif Partai Keadilan serta seorang kandidat lain dari oposisi utama People Power Party (PPP).

PPP belum mengumumkan nama. Namun kemungkinan besar mereka akan mencalonkan mantan jaksa agung Yoon Seok-youl atau Hong Joon-pyo. Partai tersebut dijadwalkan akan memilih calonnya pada hari Jumat pekan depan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya