Berita

Hutomo Mandala Putra/Net

Publika

Kembalinya Hutomo Mandala Putra

Oleh: Adian Radiatus*
MINGGU, 31 OKTOBER 2021 | 11:50 WIB

APA judul yang paling tepat versi bahasa Inggris, "The Return of Hutomo Mandala Putra" atau "Hutomo Mandala Putra is back" adalah pilihan judul atas peluang kembalinya Tommy Soeharto, demikian nama populernya, ke kancah peta kekuasaan perpolitikan Indonesia.

Pasalnya, diagnosa kebangsaan negeri ini memasuki tahap sejenis penyakit kanker stadium tiga menuju empat.

Dengan mewarisi karakter dan jiwa nasionalisme almarhum sang ayahanda yang demikian melegenda, banyak suara batin rakyat pra milenial yang bergumam "kita rindu suasana kehidupan zaman Soeharto".


Harapan itu tampaknya masih memiliki riak besar ombak keyakinan yang ditujukan kepada sang putra, HMP. Inisial nama yang dapat diartikulasikan sebagai Harapan Menjaga Pancasila, yang nyaris berantakan kekuatan filosofinya akibat udara borjuisme yang melanda kekuasaan saat ini.

Hutomo Mandala Putra atau HMP memang memiliki banyak warna karakter sang ayah - ketenangan, keyakinan, kecermatan dan kesejukan sangat terasa kehadirannya.

Ciri khas pemimpin unggul yang dapat membuat suatu negara maju. Jadi bila saat ini pilpres atau masih ajang survei capres, judulnya adalah HMP Unggul Indonesia Maju. Sebuah keniscayaan besar di tengah kegalauan keresahan dan kegamangan rakyat saat ini.

Mungkin Partai Berkarya yang baru saja Rakornas dan menunjuk Titiek Soeharto sebagai Ketua Harian, sudah saatnya menyusun langkah-langkah kontitusional untuk memulai titik tumpu penyelamatan kerisauan rakyat akan kepemimpinan bangsa ini dengan mengusung dan mencalonkan HMP sebagai salah satu calon pemimpin bangsa baru bagi NKRI.

Dengan segala evaluasi yang telah dimiliki atas kelemahan dan kekuatan kepemimpinan mendiang Presiden ke-2 Soeharto tentu HMP akan menjadi penyempurna masa depan Indonesia bila rakyat memberi ruang besar untuk itu.

Rakyat harus berani mengembalikan kenyataan kejayaan kepemimpinan masa lalu melalui garis keturunan yang menjadi filosofi nyata atas bibit bebet bobot seorang pemimpin bangsa. Cukup sudah yang berasal dari petugas partai, saatnya dipimpin petugas rakyat sejati.

Demokrasi yang telah dibangun semenjak reformasi harus berani menggelar karpet merah kebebasan rakyat bagi hadirnya calon pemimpin pilihan rakyat yang telah dimenangkannya bernama Reformasi itu tanpa perlu berstigma akan terulang sejarah masa lalunya.

HMP tentu bukan satu-satunya kandidat capim RI Satu, tapi jelas satu-satunya yang memiliki benang merah sejarah kemajuan bangsa dan negara ketika sang ayah memimpin.

Rakyat tentu memiliki hak penuh untuk memilihnya atau tidak, tapi siapapun tak boleh menghalangi apalagi meniadakan sosok calon pemimpin yang berpotensi menyelamatkan negeri ini.

Dan untuk itulah menyambut kembalinya Hutomo Mandala Putra adalah asa besar bagi rakyat yang terhempas dalam ketiadaberdayaannya.

*Pemerhati sosial dan politik

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya