Berita

Pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Australia, Scott Morrison/Ist

Politik

Di Roma, Presiden Jokowi Bahas Tiga Isu Penting dengan PM Australia

SABTU, 30 OKTOBER 2021 | 19:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertemuan bilateral dilakukan Presiden RI, Joko Widodo dan Perdana Menteri Australia, Scott Morrison saat mengawali agenda kerja di Roma, Italia, Sabtu (30/10).

Pada pertemuan tersebut, keduanya membahas tiga hal utama, mulai dari vaksinasi hingga isu perubahan iklim.

“Untuk hubungan bilateral saya senang melihat kemajuan yang terus terjadi. Saya apresiasi atas dukungan vaksin Australia untuk Indonesia, 1,2 juta dosis vaksin telah tiba minggu lalu dan kami sambut baik rencana kedatangan 10,5 juta dosis vaksin,” ujar Presiden Jokowi di Hotel Splendide Royal, Roma.


Saat ini, kata presiden, kondisi Covid-19 ini sudah membaik dengan positivity rate di bawah satu persen. Tren ini membuka ruang bagi kedua negara untuk mulai memikirkan pemulihan ekonomi, termasuk di sektor pariwisata.

Atas dasar itu, presiden mengusulkan pembentukan vaccinated travel lane (VTL) Indonesia dan Australia serta kerja sama saling pengakuan sertifikat vaksin yang sebelumnya sudah dibahas antara Kementerian Luar Negeri masing-masing negara.

“Mudah-mudahan VTL dan pengakuan sertifikat vaksin dapat segera diselesaikan. Saya yakin ini akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi, tentu dengan aman,” lanjut presiden yang didampingi Menlu Retno Marsudi dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ini.

Yang tak kalah penting, Presiden Jokowi ingin Indonesia-Australia dapat terus bekerja sama dalam pembangunan ekonomi hijau dan transisi energi. Isu ini dinilai memiliki peranan penting dalam keberhasilan transformasi ekonomi.

“Oleh karena itu, saya sambut baik joint statement on cooperation on the green economy and energy transition. Kerja sama yang termuat dalam joint statement ini sejalan dengan semangat Presidensi G20 Indonesia di tahun 2022,” demikian Presiden Jokowi.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya