Berita

Menteri Keuangan Malaysia Zafrul Abdul Aziz/Net

Dunia

Tingkatkan Peranan Wanita, Malaysia Desak Perusahaan Publik Mengangkat Setidaknya Satu Direktur Perempuan

SABTU, 30 OKTOBER 2021 | 15:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Malaysia terus memastikan kaum perempuan di negaranya mendapat tempat dalam menunjang pemberdayaan diri di bidang-bidang strategis, termasuk mengontrol sebuah perusahaan. Pemerintah Malaysia dalam seruan terbarunya meminta agar perusahaan publik di negara itu memiliki setidaknya satu direktur berjenis kelamin perempuan mulai tahun depan.

Hal itu diungkapkan  Menteri Keuangan Malaysia Zafrul Abdul Aziz dalam sebuah pernyataan saat ia menyampaikan rencana pengeluaran negara untuk tahun depan pada Jumat (29/10) waktu setempat.

“Usulan itu akan berlaku mulai 1 September tahun depan untuk perusahaan modal besar dan 1 Juni 2023 untuk perusahaan terdaftar lainnya,” kata Zafrul, seperti dikutip dari The Star, Sabtu (30/10).


“Langkah ini bertujuan untuk mengakui peran perempuan dalam proses pengambilan keputusan dan memperkuat kepemimpinan, serta efektivitas dewan direksi,” ujarnya.

sejauh ini, kontribusi perempuan terhadap ekonomi tidak diragukan, tetapi perlu untuk ditingkatkan lagi, menurutnya.

Saat ini pemerintah, partai politik dan kelompok eksekutif di seluruh dunia mendorong lebih banyak perempuan untuk diangkat ke dewan, karena studi menunjukkan bahwa perusahaan dengan dewan yang beragam membuat keputusan yang lebih baik, di antara manfaat lainnya.

Namun, upaya terbaru pemerintah itu belum memuaskan beberapa kelompok perempuan.

Nisha Sabanayagam, direktur eksekutif All Women’s Action Society, atau AWAM, sebuah organisasi nirlaba, mengatakan bahwa mereka berharap keterwakilan perempuan tidak hanya satu orang saja, tetapi seharusnya lebih didorong lagi hingga 30 persen.

Karen Lai, direktur program Women's Center for Change, juga meminta pemerintah meningkatkan keterwakilan perempuan dalam pemerintahannya. Tercatat saat ini hanya ada sembilan menteri perempuan di kabinet Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob yang terdiri dari 70 orang.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya