Berita

Menteri Luar Negeri China Wang Yi/Net

Dunia

Di Roma, Wang Yi Tegaskan Taiwan Tidak Akan Punya Masa Depan Selain Bersatu Kembali dengan Tiongkok

SABTU, 30 OKTOBER 2021 | 13:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pernyataan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken yang menyatakan dukungan Amerika atas partisipasi Taiwan dalam sistem PBB, kembali mendapat tanggapan dari pemerintah Tiongkok.

Kali ini tanggapan datang dari Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi. Dalam pernyataannya, Wang Yi mengatakan bahwa Taiwan tidak memiliki masa depan dan tidak akan memiliki status hukum internasional selain melakukan reunifikasi dengan Tiongkok.

“AS dan beberapa negara lain tidak dapat menghentikan prinsip satu-China 50 tahun yang lalu, dan kemungkinan besar mereka tidak akan berhasil di abad ke-21. Jika mereka bertahan, mereka akan membayar harganya,” kata Wang pada Jumat (29/10) di Roma, di mana dia akan menghadiri KTT G20, seperti dikutip dari Global Time.


Wang mengatakan, baru-baru ini, AS dan beberapa negara lain berusaha membuat terobosan tentang masalah Taiwan, yang melanggar komitmen politik mereka yang dibuat saat membangun hubungan diplomatik dengan China dan mengabaikan kehendak umum anggota PBB yang dinyatakan dalam Resolusi 2758.

“Langkah tersebut juga merusak prinsip-prinsip Piagam PBB dan merusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan,” kata Wang.

“Fakta sejarah dan hukum dari satu China tidak dapat ditantang, dan 1,4 miliar orang China mengejar reunifikasi damai negara tidak dapat ditahan," ujarnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya