Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati Minta Kader Mundur Jika Tidak Taat Perintah, Pengamat: Sindiran Buat Pendukung Ganjar Pranowo

JUMAT, 29 OKTOBER 2021 | 11:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang meminta kader untuk mundur apabila tidak mengindahkan perintah DPP PDIP merupakan sebuah sindiran untuk para pendukung Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Begitu analisa pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Jumat siang (29/10).

"Kelihatannya sindir para pendukung Ganjar. Karena selama ini dianggap tak taat azas partai," kata Ujang.


Terlebih, kata Ujang, Megawati juga diyakini sudah berkirim surat ke DPC-DPC PDIP di semua daerah agar kader tidak dulu bicara pencapresan sebelum DPP PDIP mengeluarkan instruksi.

"Nah, mungkin karena surat tersebut tak diindahkan, maka Megawati ngamuk," katanya.

Namun begitu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menilai bahwa Megawati yang juga merasa sudah membangun demokrasi di internal PDIP. Sehingga agak kontradiktif jika ada larangan demikian.

"Jangan karena mungkin sudah punya dukungan. Lalu menutup peluang kader lain," tuturnya.

"Kelihatan arahnya soal ke perseteruan Banteng vs Celeng," demikian Ujang Komarudin.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya