Berita

Tokoh pergerakan Adhie Massardi saat membacakan Syair Zaman Sinting/Ist

Rumah Kaca

Syair Adhie Massardi, Lebih Sinting dari “Zaman Edan” Ronggo Warsito

JUMAT, 29 OKTOBER 2021 | 10:37 WIB | OLEH: ADHIE M. MASSARDI

Ada kegelisahan luar biasa yang dirasakan para tokoh pergerakan terhadap nasib NKRI yang dikelola secara tidak profesional. Konstitusi, undang-undang, etika dan kehidupan masyarakat diabaikan.

Bahkan secara eksplisit diungkapkan betapa pemerintahan Joko Widodo ini terlalu jauh membebek pada negara China komunis, terutama terkait investasi dan eksploitasi sumber daya alam, khususnya nikel.

Kegelisahan tersebut dirasakan para tokoh pergerakan yang hadir dalam peringatan 83 tahun Sumpah Pemuda di Jakarta Selatan, Kamis (28/10). Beberapa tokoh yang hadir di antaranya Adhie Massardi, Rocky Gerung, Refly Harun, Syahganda Nainggolan, Ferry Juliantono, Faisal Basri, dan beberapa lainnya.


Tokoh pergerakan Adhie Massardi menjadi salah satu yang merasakan kegelisahan yang luar biasa atas kondisi bangsa saat ini.

Bahkan untuk meluapkan kegelisahannya, Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini membacakan puisi berjudul Syair Zaman Sinting.

SYAIR ZAMAN SINTING
Kepada Ronggo Warsito
 
Aku mulai syair ini
dengan ungkapan Latin
Mens sana in corpore sano
Dalam tubuh yang sehat
terdapat jiwa yang kuat
Itulah slogan pendidikan
anak-anak Eropa
Setelah abad Renaisans berjalan

Lalu ada juga orang bilang
Dalam negara yang kuat
terdapat rakyat yang sehat
Maka ketika negara
dalam keadaan melarat
Para pejabat mentalnya
berubah jadi bejat
Tak ikut bejat hidup jadi
terasa kurang nikmat
Dan kau bilang itulah
Zaman Edan

Tapi sejarah tak pernah
mau menjelaskan
Ada zaman seperti itu
kecuali era ksatria gila kekuasaan
Berkuasa semata untuk
nyelenggarakan kemewahan
Padahal rakyat sedang dalam
penindasan penjajahan

Kini aku tulis syair
sebagai catatan kesaksian
Bahwa ada zaman
yang benar-benar edan
Keedanan yang tak pernah
kau bayangkan
Bahwa semua itu bisa kejadian

Jika negara terperosok
dalam situasi genting
Pasti itu karena ulah
penguasa yang sinting
Tahukah kamu ciri-ciri
penguasa sinting?
Itulah penguasa yang
kalau kita ingatkan
malah kita yang dibanting

Memang tak ada zaman
yang lebih sinting
dan bikin negara jadi kian genting
Kecuali eksekutif, legislatif dan yudikatif
tak mau saling tanding
Dalam berbagai kepentingan
mereka malah tukar guling

Bahkan mahasiswa perlu
banyak pertimbangan
untuk sekedar pindah kos-kosan
Tapi pindah ibukota diputuskan
dalam hitungan hari
Seperti ketika Bapak mutuskan
pindah ke ibutiri

Dalam zaman yang sinting
perekonomian nasional disamakan
barang furniture
Ketika warna semakin kusam
didatangkan tukang pelitur
lalu di sana-sini dibangun infrastruktur
Ujung-ujungnya semua pada nganggur

Zaman memang sudah kian sinting
Hutang terus menggunung
tapi tak ada yang mau ambil pusing
Kebijakan paling buruk pun
bisa terus menggelinding
Padahal kita semua tahu
selalu ada udang
di balik setiap undang-undang

Inilah negara genting
Dikelola penguasa sinting
yang akan segera terguling
guling.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya