Berita

Juru bicara kementerian luar negeri Rusia, Maria Zakharova/Net

Dunia

Komentari Serangan Militer Ukraina Berturut-turut, Rusia: Situasi akan Semakin Memburuk

JUMAT, 29 OKTOBER 2021 | 07:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Situasi di tenggara Ukraina kemungkinan akan semakin memburuk. Rusia melalui juru bicara kementerian luar negerinya mengungkapkan keprihatinannya setelah menerima laporan adanya operasi ofensif militer Ukraina di wilayah itu.

Rusia terus mengikuti perkembangan tersebut sambil berupaya melakukan siaga atas kemungkinan terjadinya konflik yang lebih besar lagi di perbatasan.

"Kami telah melihat perkembangan yang mengkhawatirkan di tenggara Ukraina, yang berbatasan dengan wilayah tragedi (Donbas). Semua ini menunjukkan peningkatan ketegangan di zona konflik," ujar Maria Zakharova, seperti dikutip dari The Moscow Time.


Militer Ukraina sengaja melanggar langkah-langkah tambahan untuk memastikan gencatan senjata saat ini di wilayah yang telah diadopsi pada Juli 2020, menurutnya.

Militer Ukraina sengaja meningkatkan ketegangan di tengah situasi yang sudah buruk, dan tidak mempedulikan dampaknya serta mengabaikan permintaan gencatan senjata yang diajukan perwakilan Donbass melalui pertemuan Pusat Gabungan untuk Kontrol dan Koordinasi (Contact Group).

Angkatan bersenjata Ukraina merebut Desa Staromaryevka di garis demarkasi di Donbass pada Rabu (27/10), menurut laporan ketua DPR Ukraina, Denis Pushilin.

Sehari sebelumnya, militer Ukraina juga melakukan aksi penyerangan dengan menembak separatis pro-Rusia di Dnbas dengan menggunakan pesawat tak berawak buatan Turki, Bayraktar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya