Berita

Duta Besar Republik Indonesia untuk Brunei Darussalam, Dr. Sujatmiko berpidatonya pada peringatan Hari Sumpah Pemuda di KBRI Bandar Seri Begawan, Kamis 28 Oktober 2021/Ist

Dunia

Dubes Sujatmiko: Indonesia Masih Menghadapi Berbagai Permasalahan Kebangsaan

JUMAT, 29 OKTOBER 2021 | 06:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Persatuan merupakan syarat mutlak untuk membuat loncatan perubahan dan menghadapi berbagai tantangan. Duta Besar Republik Indonesia untuk Brunei Darussalam, Dr. Sujatmiko dalam pidatonya pada peringatan Hari Sumpah Pemuda mengatakan, bahwa masa-masa seperti pandemi saat ini merupakan tantangan bagi pemuda Indonesia. Untuk itu dibutuhkan persatuan untuk menghalau tantangan yang tidak ringan.

Upacara peringatan dihadiri oleh seluruh staf KBRI Bandar Seri Begawan, Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan perwakilan masyarakat Indonesia, Kamis (28/10).

Dalam rangkaian upacara yang dipimpin oleh Mayor Caj. Tinton Kurniawan, Asisten Atase Pertahanan KBRI Bandar Seri Begawan, dibacakan kembali teks Keputusan Kongres  Pemuda Indonesia yang diadakan di Jakarta pada 27-28 Oktober 1928 yaitu, bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia; berbangsa yang satu, bangsa Indonesia; dan menjunjung tinggi bahasa persatuan, Bahasa Indonesia. Pembacaan teks ini sebagai pengingat nilai nasionalisme dan persatuan.


Tema “Bersatu, Bangkit dan Tumbuh" diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa, termasuk bagi pemuda. Eksistensi dan kemajuan Indonesia tergantung pada semangat persatuan pemuda saat ini.

Dubes juga mengutip isi pidato Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Zainudin Amali, bahwa dibutuhkan persatuan dalam keragaman, dan dalam menghadapi berbagai hambatan dan tantangan bangsa ke depan.

"Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai permasalahan kebangsaan dan juga masalah lain yang ditimbulkan akibat pandemi Covid-19. Dalam menghadapi berbagai permasalahan bangsa, dibutuhkan juga solusi kreatif dari pemuda. Pemuda Indonesia harus optimis dalam memandang masa depan,” ujar Dubes Sujatmiko, dalam rilisnya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL.

Selain menyelenggarakan upacara peringatan, KBRI Bandar Seri Begawan juga mengadakan Webinar bertema Pemuda Inovatif dan Kreatif Selama Pandemi dan Paska Pandemi Covid-19, bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Brunei Darussalam.

Sebanyak 100 peserta menghadiri webinar yang dibuka oleh Dubes Sujatmiko.

Hadir sebagai narasumber adalah Kabag Humas Deputi 2 Kementerian Pemuda dan Olahraga, Mustadin Taggala, Ketua Umum KADIN 2020 - 2025, Eddy Ganefo, dan Ketua Umum Forum Satu Bangsa, Hery Haryanto Azumi, serta Sisi Susilawati yang merupakan alumni Lemhanas.

Pelaksaanaan webinar sendiri bertujuan memahami pentingnya kreatifitas dalam memanfaatkan media sosial untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di masa pandemi guna meningkatkan perekonomian bangsa.
 
Dalam sambutannya, Dubes Sujatmiko menyampaikan bahwa masa sulit pandemi merupakan peluang dan tantangan untuk pemuda membuktikan julukan "the agent of change"dan "the agent of development".

“Entrepreneurship muda yang penuh dengan imajinasi, kreatif, cepat, dan memiliki banyak ide membawa angin segar dan aura positif dalam pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Dubes.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya