Berita

Ketua KPK Firli Bahuri foto bersama santri saat peringai Hari Santri Nasional/RMOL

Hukum

Baksos di Sidoarjo, Firli Kagumi Kesederhanaan Santri

KAMIS, 28 OKTOBER 2021 | 20:30 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menghadiri kegiatan Bakti Sosial dan Vaksinasi di Universitas Ma’arif Hasyim Latif (UMAHA) Sidoarjo, (26/10).

Pada acara bertajuk “31 Tahun Gelar Akabri ’90 Mengabdi untuk Negeri itu”, Firli turut membagikan seribu paket sembako kepada para santri dan lansia.

“Alhamdulillah masyarakat sekitar, mahasiswa, pelajar, dan santri turut bergabung dalam kegiatan,” kata Firli dalam keterangannya kepada media.


Firli juga mengunggah kegiatan dirinya di akun twitter resmi @firlibahuriofficial. Terlihat, Firli tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya saat berinteraksi dengan santri.

Wajahnya tampak ceria. Apalagi pada acara tersebut juga hadir ulama sepuh yang selama ini berdedikasi dalam mendidik santri.

“Terima kasih kepada KH Anwar Mansur Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo dan KH Marzuki Mustamar Ketua PWNU Jawa Timur,” ucapnya.

Alumni Akabri 1990 itu memang mengangumi sosok santri. Baginya, keseharian santri yang hidup sederhana, santun, gigih, serta menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan jadi sumber inspirasi dalam memberantas korupsi.

“Negeri ini membutuhkan anak-anak bangsa yang memiliki jiwa, raga, semangat fisabilillah dan roh seorang santri dalam perang badar melawan korupsi," kata Firli di kesempatan lain saat memperingati Hari Santri Nasional 22 Oktober 2021.

Menurutnya, sifat dan karakter dalam diri santri sangat diperlukan dalam rangka melindungi semua elemen bangsa dari sifat tamak, rakus, dan berlebih-lebihan.

Sifat yang disebut terakhir ini, lanjutnya, tak lain adalah teman sejati korupsi dan perilaku koruptif.

Di luar karakter itu, peran historis santri dan ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia mendapat tempat sendiri di hati Firli.

Dipimpin KH Hasyim Asy’ari dan ulama lain yang merumuskan fatwa Resolusi Jihad, 22 Oktober 1945, santri mempertaruhkan jiwa dan raga dalam pasukan Sabilillah demi tetap tegaknya Negara Republik Indonesia.

Sejarah itu pula yang turut mengilhami Firli sehingga kerap menggunakan idiom “jihad” atau “perang badar” untuk mengobarkan semangat melawan korupsi.

"Tidak berlebihan jika saya katakan santri merupakan role model atau teladan nyata yang baik bagi kita semua khususnya generasi penerus masa depan bangsa, dalam menjaga, mengawal dan menentukan arah langkah serta tujuan negara,” tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya