Berita

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga dalam channel Youtube Refly Harun/Repro

Politik

Arya Sinulingga Beberkan Daftar Perusahaan BUMN yang Diklaim Berhasil Direstrukturisasi Era Jokowi

KAMIS, 28 OKTOBER 2021 | 14:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Beberapa perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berhasil dilakukan restrukturisasi setelah mengalami kerugian sejak sebelum era Presiden Joko Widodo.

Staf khusus (Stafsus) Menteri BUMN, Arya Sinulingga menyampaikan beberapa persoalan-persoalan yang dialami perusahaan BUMN dan menjelaskan bagaimana penanganan BUMN selama ini.

"Sekarang kita ngomongin mengenai posisi utang dan sebagainya. Bagaimana BUMN ini? Wah ini ada permasalahan, ini bermasalah ini bermasalah, iya. Makanya kita tangani," ujar Arya dikutip Kantor Berita Politik RMOL dari video yang diunggah di akun YouTube Refly Harun, Kamis (28/10).


Yang pertama, kata Arya, adalah perusahaan Krakatau Steel yang sudah delapan tahun bermasalah dan merugi.

"Kemarin kita berhasil restrukturisasi hampir 22,6 juta dolar, tahun ini untung. Enggka ada yang namanya akal-akalan laporan keuangan. Jadi ketika kondisi corona dan sebagainya, dia berhasil membukukan keuntungan kembali," jelas Arya.

Selanjutnya adalah PT Perkebunan Nusantara (PTPN) yang telah merugi sejak lama. Bahkan, PTPN, kata Arya, mempunyai utang sebesar Rp 45 triliun.

"Dan kemarin kita berhasil juga melakukan restrukturisasi (PTPN)," kata Arya.

Kemudian adalah Jiwasraya. Menurut Arya, Jiwasraya sejak 2012, 2013 sudah digarong oleh orang di luar maupun orang di dalam perusahaan. Soal Jiwasraya, pemerintah mengambil dua sikap, yakni finansial dan secara hukum yang dilaporkan ke Kejaksaan.

"Ditangkap, asetnya diambil, dihukum seumur hidup, baik yang di luar maupun di dalam. Walaupun (putusan) di Pengadilan Tinggi banding (hukuman) tinggal 20 tahun, kami berharap Mahkamah Agung seumur hidup lagi, karena ngerampok besar banget ini," jelasnya.

Yang tak kalah penting juga PT Asabri yang sudah masuk ke proses hukum.

"Asabri juga (kerugiannya) besar. Ini aset-aset yang maling diambil semua. Kemarin Jiwasraya berhasil kita restrukturisasi sekitar hampir 94-96 persen, baik itu ritel, korporasi, maupun yang bank insurance, itu semua berhasil direstrukturisasi," jelas Arya.

Selanjutnya adalah kasus utang Waskita Karya. Pemerintah telah menjual beberapa jalan tol untuk menutupi utang-utang Waskita.

"Saya agak lupa (besarannya). Makanya kita bentuk juga yang namanya lembaga LPI itu, lembaga pendanaan kita itu. Nah kemudian yang terbaru Garuda," pungkas Arya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya