RMOL Pesta demokrasi Pemilu 2024 menjadi perhatian serius Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Persiapan dari tingkat pusat hingga daerah telah dilakukan guna menyongsong pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Wakil Ketua DPC PKB Kuningan, Anton Octavianto mengatakan, dari tingkat pusat PKB telah mempersiapkan Ketua Umum Abdul Muhaimin Iskandar untuk maju sebagai calon presiden 2024.
"Sementara, di tingkat Jawa Barat, PKB mengusung Ketua DPW Gus Syaiful Huda untuk maju sebagai calon gubernur dan untuk Kabupaten Kuningan Ketua DPC, Pak Ujang Kosasih sebagai calon bupati. Semua harga mati kita perjuangkan," kata Anton yang juga Ketua Tim Pemenangan Pemilu 2024, Rabu (27/10).
Selain memperjuangkan tiga calon tersebut, terang Anton, untuk Pileg pihaknya menargetkan 11 kursi di DPRD Kuningan, sehingga bisa mengusung langsung Ujang Kosasih sebagai calon bupati.
Sebagai upaya pemetaan untuk memenangkan ketiga calon itu, PKB beberapa hari yang lalu sudah membentuk Badan Pemilu, Badan Saksi, dan Media Center Pemenangan Pemilu.
"Bahkan kemarin tanggal 23-24 Oktober itu telah melakukan pelatihan Media Center Square di Bandung dengan pesertanya dari DPC PKB se-Jabar," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.
Selain itu, Anton menegaskan pihaknya pun akan masuk kepada kantung-kantung suara di luar basis PKB.
"Iya, kita bukan hanya fokus di Kantong-kantong PKB saja. Melainkan juga kita akan masuk kepada kantong-kantong suara diluar. Insya Allah akan kita menangkan," tegas Anton dengan penuh optimis.
Saat ditanya elektabilitas Ujang Kosasih di mata masyarakat, Anton mengklaim dengan kegiatan Food Bank respons masyarakat terhadap Ujang Kosasih sangat bagus.
Apalagi, menurutnya pada Pileg 2019 suara Ujang Kosasih itu paling banyak dari semua anggota DPRD yang saat ini menjabat.
"Suara Pak Ujang itu waktu pileg terbanyak, kalau tidak salah sekitar 8 ribu suara. Jadi saya lihat juga respon masyarakat kepada pak Ujang semakin membaik. Saya rasa bahwa tahun 2024 merupakan tahunnya PKB. Jadi kita bisa menjadi sesuatu di 2024," sambungnya.
Kemudian saat disinggung jika target 11 kursi tak tercapai, apakah akan koalisi dengan partai lain, Anton mengatakan semua itu bisa saja terjadi.
"Iya semuanya bisa terjadi, tapi kita optimis bisa meriah kursi 11 supaya pak Ujang bisa menjadi Bupati Kuningan 2024 mendatang," kata Anton.
Pihaknya juga mengungkapkan, saat ini terus bergerak bersama kaum millenial dari tingkat pusat sampai daerah.
"Iya kita bergerak bersama kaum millenial. Tapi juga tidak mengesampingkan sesepuh PKB. Sebab, tanpa sesepuh PKB tidak akan jalan. Kalau tidak ada kaum millenial berarti tidak ada penerus di PKB. Jadi bagi kami kaum millenial maupun sesepuh berjalan beriringan untuk memperjuangkan PKB," pungkasnya.