Berita

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ansor Jawa Timur M Syafiq Syauqi (kanan)/RMOL

Politik

Bangun Wacana Positif, Ansor Jatim Ajak Publik Akhiri Polemik Pernyataan Yaqut

RABU, 27 OKTOBER 2021 | 21:52 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kegaduhan imbas pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang mengatakan Kemenag hadiah negara untuk NU menjadi perdebatan publik dalam sepekan terakhir.

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ansor Jawa Timur M Syafiq Syauqi meminta publik menghentikan polemik tersebut. Ia memandang polemik tersebut tidak perlu diperpanjang lagi.

Menurut Syafiq, konteks pembicaraan tersebut, adalah untuk kalangan internal.


"Inikan untuk motivasi, yakni memotivasi santri dan pesantren untuk bangga, jadi harap memaknai sesuatu berdasarkan konteks-nya," kata Syafiq melalui keterangan tertulisnya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/10).

Syafiq kemudian mencontohkan di depan orang Madura, seseorang tokoh asal Madura yang mengunggulkan Madura dengan segala kehebatannya. Ia memandang hal itu lumrah  karena motifnya memang untuk memotivasi orang Madura agar lebih hebat lagi.

"Dalam pidatonya banyak tokoh Madura hebat, lalu menyebut satu persatu, inikan tujuannya memotivasi warga Madura yang menjadi peserta pertemuan, jadi dalam konteks ini, tidak dalam rangka mendiskreditkan kelompok lain," katanya.

Atas dasr itulah, Syafiq mengimbau publik berharap isu soal hal ini dihentikan.

"Apalagi Gus Menteri sudah menyampaikan konteks statement beliau, saya kira tidak perlu dipolitisir ke mana-mana," jelasnya.

Menurut dia, banyak isu lain yang perlu mendapatkan perhatian masyarakat. Beberapa isu penting itu diantaranya: kebangkitan ekonomi, UMKM dan potensi jebakatan gelombang ketiga Covid-19.

"Ini saja yang produktif kita wacanakan di publik, jangan mewacanakan yang tidak produktif," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya