Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/RMOLTV

Politik

Mardani: Saya Mendorong Pemilih PKS Pilih Ganjar, Pemilih PDIP Memilih Saya

RABU, 27 OKTOBER 2021 | 18:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Konstituen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) didorong Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, untuk memilih Ganjar Pranowo sebagai calon presiden di 2024 mendatang.

"Saya mendorong pemilih PKS memilih Ganjar, (dia) bagus buat saya," ujar Mardani dalam diskusi Empat Pilar MPR RI dengan tema Merawat Persatuan dan Menolak Politik Identitas Menjelang Pilpres 2024, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen Senayan, Rabu (27/10).

Sementara, celoteh Mardani, pemilih PDI Perjuangan menurutnya bisa memilih dirinya untuk maju menjadi capres di Pemilu Serentak 2024 mendatang.


"Pemilih PDIP memilih saya misalkan bagus, asalkan ada dasar-dasarnya," sitirnya.

Mardani menjelaskan, sarannya terkait pemilihan capres tersebut untuk menghindari adanya politik identitas yang saat ini menghantui demokrasi Indonesia.

Dia memandang, jika orang Jawa memilih orang Jawa, dan orang Padang memilih orang Padang, merupakan hal yang tidak perlu dipermasalahkan.

"Tetapi politik identitas yang saya maksudkan ketika kita mulai membuat garis, menimbulkan kebencian, bahkan menghilangkan keadilan,” katanya.

Maka dari itu, Mardani berharap politik identitas tidak dijadikan dasar dalam memilih calon pemimpin, karena dia menanggap itu tidak rasional dan tidak mendasar, apalagi jika hanya merujuk pada suatu kepentingan.

"Buat saya, ini yang harus kita lenturkan kita harus punya prinsip. Makanya kami di PKS punya prinsip Integritas, siapapun anda, agama apa pun,  ras apapun, suku apa bahkan orientasi apapun, kalau selama punya integritas kita bisa kerjasama," tuturnya.

"Tapi kalau anda enggak punya integritas, kita menolak untuk kerjasamanya," pungkas Mardani.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya