Berita

Kuil Angkor War di Kamboja/Net

Dunia

Pariwisata Dibuka, Kamboja Siap Sambut Kembali Turis Asing

RABU, 27 OKTOBER 2021 | 14:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Kamboja kembali membuka kuil kuno Angkor Wat untuk para pelancong yang berasal dari luar negeri dengan syarat pengunjung sudah divaksinasi, menurut pengumuman yang disampaikan Kementerian Pariwisata pada Selasa (26/10) waktu setempat.

Pembukaan kembali membuka secercah harapan bagi industri pariwisata Kamboja yang pendapatannya anjlok akibat pandemi menjadi 1 miliar dolar pada tahun lalu, turun dari hampir 5 miliar dolar AS pada 2019 ketika negara itu menarik 6,6 juta pengunjung.

“Wisatawan asing akan memerlukan sertifikat yang menunjukkan bahwa mereka telah divaksinasi ganda, asuransi kesehatan yang mencakup perawatan untuk Covid-19, dan tes swab negatif sebelum keberangkatan dan pada saat kedatangan di negara itu,” kata kementerian pariwisata, seperti dikutip dari Bangkok Post, Rabu (27/10).


Nantinya wisatawan harus tinggal selama minimal lima hari di lokasi percontohan dan menjalani tes swab lebih lanjut sebelum diizinkan menjelajahi bagian lain Kamboja.

Selain kuil kuno Angkor Wat, Kemenpar Kamboja juga akan membuka tempat-tempat di pantai populer Sihanoukville dan pulau Koh Rong, serta Dara Sakor - zona resor yang dikembangkan China muai 30 November mendatang.

Kota utara Siem Reap - pintu gerbang ke kompleks Angkor Wat yang terdaftar sebagai warisan dunia - akan ditambahkan ke skema perjalanan bebas karantina hotel kerajaan pada bulan Januari.

Kerajaan Kamboja terhindar dari pandemi terburuk pada tahun 2020 tetapi telah mencatat bagian terbesar dari 118.000 infeksi sejak April.

Negara Asia Tenggara itu mendapat pujian atas program vaksinasinya yang cepat,  96 persen dari populasi orang dewasa telah ditusuk sepenuhnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya