Medali untuk Olimpiade Beijing 2022/Net
Proses tahapan Olimpiade Musim Dingin 2022 terus berlanjut. Pada Selasa (26/10), Beijing meluncurkan rancangan medali yang akan diberikan kepada peserta, tepat 100 hari menjelang penyelenggaraan pesta olah raga dunia tersebut.
Hadir dalam upacara peluncuran, Wakil Perdana Menteri China Han Zheng dengan didampingi juara Olimpiade Yang Yang dan Zhang Yufei.
Dinamakan "Tongxin", yang berarti "Bersama sebagai satu", medali tersebut menampilkan lima cincin konsentris yang mewujudkan filosofi tradisional Tiongkok tentang keharmonisan antara surga, bumi, dan manusia.
Desain medali terinspirasi dari sepotong jadeware China yang disebut "Bi", piringan giok ganda dengan lubang melingkar di tengahnya. Sama seperti batu giok yang dianggap sebagai ornamen keberuntungan dan tak ternilai dalam budaya tradisional Tiongkok, medali tersebut merupakan kesaksian kehormatan dan upaya tak henti-hentinya oleh para atlet.
Lima cincin tersebut juga melambangkan semangat Olimpiade yang menyatukan dunia melalui olahraga.
Pada badan cincin terukir judul resmi Olimpiade, 'XXIV Olympic Winter Games Beijing 2022' bersama dengan pola awan dan kepingan salju, lengkap dengan cincin luar yang bebas dekorasi.
“Ketika atlet memegang medali di tangan mereka, pertama-tama mereka akan menyentuh detail yang mewujudkan budaya Tiongkok kuno. Kemudian jika mereka melihat lebih dekat, mereka akan melihat pola awan dan kepingan salju di sisi depan, dan pola langit di sisi sebaliknya,†ujar kepala tim desainer, Hang Hai sebagaimana dikutip dari
Global Time.
Dengan pandemi Covid-19 yang masih berkecamuk di banyak bagian dunia, penyelenggara Beijing 2022 telah menggarisbawahi kesehatan dan keselamatan para peserta sebagai prioritas utama mereka.
Edisi pertama buku pedoman Beijing 2022 diterbitkan pada hari Senin, memberikan pedoman kepada para atlet dan ofisial untuk memastikan Olimpiade Musim Dingin dan Paralimpiade tahun depan dapat diselenggarakan dengan aman selama pandemi.