Berita

Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier saat serah terima surat pengunduran diri, Selasa 26 Oktober 2021/Net

Dunia

Pengunduran Diri Diterima, Merkel Lanjutkan Tugas Sampai Pembentukkan Kabinet Baru

RABU, 27 OKTOBER 2021 | 06:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Selasa sore (26/10) menjadi hari yang paling mengharukan bagi Angela Merkel. Ia menerima surat pemberhentian resminya sebagai kanselir Jerman dari Presiden Frank-Walter Steinmeier.

Steinmeier menyalaminya sambil mengungkapkan terima kasih dan apresiasinya terhadap kinerja Merkel selama 16 tahun menjabat. Merkel telah memimpin negara melalui masa-masa sulit, terutama selama masa jabatan empat tahun terakhir.

Ia mengatakan, banyak yang terjadi selama empat tahun terakhir yang ditandai dengan ketegangan internasional. Periode legislatif yang melewati masa-masa sulit, Brexit yang rumit, kemudian munculnya pandemi yang membuat dunia terbalik.


"Butuh upaya besar dari Anda, dari seluruh negeri," kata Steinmeier, seperti dikutip dari AP, Selasa.

Kabinet Merkel telah mengadopsi sekitar 600 undang-undang. Menunjukkan pencapaian kinerja yang layak dibanggakan.

Beberapa jam sebelumnya penyerahan surat selesai masa tugas, Merkel menghadiri sesi pembukaan parlemen baru. Ia duduk di galeri VIP saat anggota parlemen yang baru terpilih bertemu untuk pertama kalinya.

Merkel, yang pertama kali memenangkan kursi di Bundestag 31 tahun lalu, tidak mencalonkan diri lagi dalam pemilihan 26 September.

Anggota parlemen memilih Baerbal Bas, seorang anggota Partai Sosial Demokrat kiri-tengah, sebagai ketua majelis rendah yang beranggotakan 736 orang. Dia menggantikan Wolfgang Schaeuble, seorang konservatif dan mantan menteri keuangan dan dalam negeri berusia 79 tahun, yang juga merupakan anggota terlama dari parlemen terakhir, yang pertama kali terpilih pada tahun 1972.

Meski telah menerima surat berakhirnya masa tugas, Merkel tetap akan bertugas dan bertindak sebagai pemerintahan sementara sampai kabinet baru terbentuk.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya